Rabu, 02 Desember 2020

Materi dan Soal Kimia - REAKSI REDOKS DAN ELEKTROKIMIA

Materi dan Soal Kimia SMA

Dapatkan Materi dan Soal-soal dari TK SD SMP dan SMA di Aplikasi Kami, Download disini

Berikut Link Soal dan Materi Kimia SMA

 

 

 Download Lebih Mudah di Aplikasi

Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid

REAKSI REDOKS DAN ELEKTROKIMIA

 

  1. Penyetaraan Reaksi
  2. Metode Setengah Reaksi

Jumlah electron yang dilepaskan pada setengah reaksi oksidasi sama dengan jumlah electron yang diikat pada setengah reaksi reduksi.

  1. Metode Bilangan Oksidasi

Naiknya bilangan oksidasi pada reaksi oksidasi disamakan dengan turunnya bilangan oksidasi pada reaksi reduksi.

Catatan:

  • Dalam suasana asam, pihak yang kurang O ditambah H2O, kurang H ditambah H+
  • Dalam suasana basa, pihak yang kelebihan O ditambah H2O, kurang H ditambah OH-


  1. Sel Elektrokimia

Terjadi pemindahan electron dari reduktor ke oksidator dan perubahan energy kimia menjadi energy listrik dan sebaliknya.

Potensial elektroda standar (Eo) merupakan potensial 1 sel yang terdiri dari setengah sel bersangkutan dengan konsentrasi 1 M pada suhu 25oC dan setengah sel hydrogen (kawat platina yang dicelupkan ke dalam larutan H+ 1 M dan dialiri gas hydrogen pada tekanan 1 atm dan suhu 25oC.


Deret VOLTA

Berdasarkan harga Eo tersebut dapat disusun suatu deret unsure mulai dari Eo kecil sampai Eo besar.

Li K Ba Ca Na Mg Al Zn Fe Ni Sn Pb (H) Cu Hg Ag Pt Au


  1. Sel Volta
  • Katoda (+) terjadi reduksi

Anoda (-) terjadi oksidasi

  • Notasi Sel Volta :          anoda  ║ katoda
  • Perbedaan potensial dari kedua elektroda (katoda dan anoda) disebut beda potensial atau potensial sel standar yang diberi lambar Esel.

                   Esel = E° katoda – E°anoda

Reaksi redoks berlangsung spontan bila Esel > 0 (positif) dan tidak spontan bila Esel < 0 (negatif).


  1. Sel Elektrolisis
  • Katoda (-) terjadi reduksi

Anoda (+) terjadi oksidasi


  • Reaksi pada Anoda (Oksidasi)

1)    Bila anoda terbuat dari Pt, Au, atau C, maka anoda tidak ikut teroksidasi,

  1. a) Ion OH- teroksidasi menjadi H2O dan gas O2

4OH- (aq) →     2H2O (l) + O2 (g) + 4e

  1. b) Ion sisa asam halida (Cl-, Br-, I-) teroksidasi menjadi molekulnya.

Contoh : 2Br- (aq) → Br2 (l) + 2e

  1. c) Ion sisa asam oksi (SO42-, NO3-, CO32-) tidak teroksidasi, yang teroksidasi adalah air (pelarut).

2H2O (l) → 4H+ (aq) + O2 (g) + 4e


2)    Bila anoda terbuat selain dari Pt, Au, atau C, maka anoda ikut teroksidasi.

Contoh :

anoda dari logam Ag maka Ag (s) → Ag+ (aq) + e

anoda dari logam Cu maka Cu (s) → Cu2+ (aq) + 2e


  • Reaksi pada Katoda (Reduksi)
  1. a) Ion H+ tereduksi menjadi gas H2 : 2H+(aq) + 2e → H2(g)
  2. b) Ion-ion logam

(1)   Ion-ion logam alkali dan alkali tanah (Na+, K+, Ca2+, Mg2+ dan lain-lain) serta Al3+Mn2+ tidak mengalami reduksi, yang tereduksi adalah air (pelarut).

2H2O (l) + 2e → H2 (g) + 2OH- (aq)

(2)   Ion-ion logam selain alkali dan alkalis tanah serta Al3+, Mn2+ tereduksi menjadi logamnya.

Contoh: Ni2+ (aq) + 2e → Ni (s)


  • Hukum-Hukum Faraday

“Massa zat yang terjadi atau melarut selama proses elektrolisis berbanding lurus dengan jumlah muatan listrik yang melalui sel elektrolisis”

       

        w = e F


= massa zat hasil elektrolisis (gram)

        e = massa ekuivalen zat hasil elektrolisis,

        e = 


        F = jumlah arus listrik (Faraday)


Karena 1 Faraday setara dengan 96.500 coulomb, sedangkan 1 coulomb = 1 ampere detik, maka Hukum Faraday dapat dijabarkan menjadi


w =


= kuat arus listrik (ampere)

        t = lama elektrolisis atau waktu (detik)


Bila berbagai larutan elektrolisis bersama-sama dengan arus listrik yang sama, berlaku Hukum Faraday II “Jumlah zat-zat yang dihasilkan oleh arus yang sama dalam beberapa sel yang berbeda sebanding dengan massa ekuivalen zat-zat tersebut.”

w1 : w2: ..... = ee2 : ......


Download Lebih Mudah di Aplikasi

Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Soal Pemahaman Konsep

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

  1. Pada reaksi redoks berikut

Cr(OH)3 + ClO- → CrO42- + Cl

a.Setarakan reaksi redoks tersebut!

  1. Berapa mol Cr(OH)3 yang diperlukan untuk mereduksi 0,6 mol ClO-menjadi Cl-?
  2. Diketahui

Na/Na2+//Hg2+//Hg Esel = 3,36 volt

Pb/Pb2+//Hg2+//Hg Esel = 0,78 volt

Na/Na2+//Ni2+//Ni Esel = 2,46 volt

Hitunglah potensial sel dari reaksi

Ni + Pb2+ → Ni2+ + Pb!

  1. Apakah perbedaan elektrolisis larutan NaCl dengan elektrolisis leburan NaCl? Tuliskan persamaan reaksi masing-masing!
  2. Berapa gram logam Cu yang diendapkan di katoda bila pada elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektroda platina digunakan arus listrik 1.930 coulomb? (Ar Cu = 63,5)
  3. Pada elektrolisis larutan LSO4 dengan elektroda platina diendapkan 0,295 gram logam L. Larutan hasil elektrolisis itu ternyata dapat dinetralkan dengan 100 mL KOH 0,1 M. Berapakah massa atom relatif logam L?
  4. Tentukan bilangan oksidasi belerang pada senyawa berikut ini!

1) Na2S2O3                       4) Na2S

2) K2SO4                           5) CuSO4

3) Al2(SO4)3

  1. Setarakan reaksi redoks berikut dengan metode setengah reaksi!

1) Cr2O72– + C2O42– + H+ → Cr3+ + CO2 + H2O

2) Zn + NO3 + OH → ZnO22– + NH3 + H2O

3) MnO4 + H2S → Mn2+ + S + H2O


  1. Diketahui reaksi redoks yaitu:

KMnO4 + H2SO+ KI → K2SO4 + MnSO4 + I2 + H2O

Berapa mililiter volume H2SO4 0,2 M yang diperlukan untuk menghasilkan iodium sebanyak 5,08 gram?

  1. Diketahui reaksi redoks yaitu:

KMnO4 + HCl → KCl + MnCl2 + H2O + Cl2

Bila pada 0°C 1 atm terbentuk 6,72 liter gas klor, maka berapa gram kalium permanganat yang bereaksi (AK = 39; Mn = 55; dan O = 16)?


  1. Diketahui:

Cu2+ + 2 e → Cu                    E° = +0,34 V

Al3+ + 3 e → Al                      E° = –1,66 V

Tentukan:

  1. potensial sel dari rangkaian sel volta tersebut;
  2. notasi sel dan elektrode sebagai anode dan katode!


  1. Tuliskan reaksi elektrolisis terhadap:
  2. larutan tembaga (II) sulfat dalam air dengan electrode grafit;
  3. lelehan CaCl2 dengan elektrode platina;
  4. larutan Mg(OH)2 dengan elektrode Ag;
  5. larutan H3PO4 dengan elektrode Fe!


  1. Pada elektrolisis larutan asam nitrat dengan electrode karbon, ternyata menggunakan arus listrik sebanyak 0,2 faraday. Berapa liter gas yang terbentuk di anode bila diukur 1 liter O2 = 1,28 gram?
  2. Arus listrik tertentu mengendapkan 0,54 gram perak (Ar Ag = 108) dari larutan Ag+. Jika arus tersebut dilewatkan melalui larutan X2+, maka berapakah massa logam X (Ar X = 40) akan mengendap?


  1. Diketahui:

Cd2+ + 2 e à Cd(s) E° = +0,40 V

Ag+ + e → Ag(s) E° = +0,80 V

Tentukan potensial sel untuk reaksi:

2 Ag+ + Cd(s) → 2 Ag(s) + Cd2+

Apakah reaksi tersebut berlangsung?


  1. Diketahui: E° Pb2+|Pb = – 0,13 V

            E° A13+|A1 = – 1,66 V

Tentukan potensial sel untuk reaksi sel:

A13+|A1||Pb|Pb2+

Apakah reaksi tersebut dapat berlangsung?


  1. Ke dalam larutan CuSO4 dimasukan serbuk perak (Ag).

Jika diketahui E° Ag+|Ag = + 0,80 V dan E° Cu2+|Cu = + 0,34 V, apakah reaksi dapat berlangsung?

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


 

  1. Diketahui data potensial elektrode sebagai berikut.

Zn2+(aq)|Zn(s) E° = –0,76 volt

Ag+(aq)|Ag(s) E° = +0,80 volt

Tentukan:

  1. elektrode mana yang berfungsi sebagai katode dan anode
  2. besar potensial sel
  3. diagram sel redoks


  1. Diketahui tiga macam logam: A, B, dan C dapat membentuk ion A2+, B2+, dan C+. Dari hasil percobaan diperoleh: logam A dapat mendesak logam B dari larutannya, logam C dapat mendesak logam B dari larutannya, dan logam C tidak dapat mendesak logam A dari larutannya. Urutkan logam tersebut berdasarkan potensial reduksi yang semakin negatif! Urutkan potensial oksidasi logam tersebut dari besar ke kecil!


  1. Tulislah reaksi elektrolisis lelehan magnesium klorida dengan elektrode grafit!
  2. Berapa gram magnesium diperoleh jika ke dalam sel elektrolisis dialirkan arus 10.000 ampere selama 386 detik? (Ar Mg = 24)


  1. Bila pada elektrolisis larutan KCl dengan elektrode C menggunakan arus 10 F, berapa liter gas klorin dihasilkan pada anode (STP)?
  2. Sejumlah arus listrik yang sama dapat mengendapkan 0,72 gram perak (Ar Ag = 108) dari larutan AgNO3 serta dapat mengendapkan 0,44 gram logam X dari larutan XCl3. Tentukan Ar unsur X!
  3. Pada elektrolisis larutan timah(II) klorida dengan elektrode C digunakan arus sebesar 1,93 A. Tentukan waktu yang diperlukan untuk mendapatkan endapan 1,19 gram Sn (Ar Sn = 119)!


  1. Diberikan data sebagai berikut.

Fe2+|Fe E° = –0,44 volt

Cu2+|Cu E° = +0,34 volt

Zn2+|Zn E° = –0,76 volt

Ag+|Ag E° = +0,80 volt

Mg2+|Mg E° = –2,37 volt

Berdasarkan data di atas, logam apakah yang paling efektif digunakan untuk melindungi pipa besi dengan metode perlindungan katodik? Jelaskan alasan Anda!


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Materi

---------------------------------------------------------------------------

Elektrokimia merupakan cabang dari ilmu kimia yang secara khusus mempelajari hubungan listrik dan reaksi kimia. Proses-proses elektrokimia merupakan reaksi redoks (oksidasi-reduksi) di mana energi yang dihasilkan dari reaksi spontan dikonversi menjadi energi listrik atau di mana energi listrik digunakan untuk mendorong suatu reaksi nonspontan untuk terjadi.


Penyetaraan Reaksi Redoks

Ada 2 metode dalam menyetarakan persamaan reaksi redoks:

Metode Perubahan Biloks

  1. Menentukan biloks masing-masing substansi dan mengidentifikasi atom/ion mana yang mengalami perubahan biloks.
  2. Menuliskan jumlah elektron yang dilepaspada oksidasi dan jumlah elektron yang diterima pada reduksi berdasarkan jumlah perubahan biloks (bisa dibantu dengan menggambar garis antara atom/ion yang mengalami oksidasi dan yang mengalami reduksi)


  1. Menghitung koefisien reaksi reaktan dengan bilangan bulat terkecil yang dapat menyetarakan jumlah elektron yang ditransfer selama oksidasi dan selama reduksi, lalu menyetarakan koefisien reaktan dan produk.



  1. Menyetarakan atom O dengan H2O(l), lalu menyetarakan atom H dengan H+(aq)



Untuk reaksi redoks dalam larutan suasana basa:

  1. Menambahkan OH−(aq) pada reaktan dan produk dengan jumlah sesuai dengan jumlah H+(aq)
  2. Mengkombinasi H+(aq) dan OH−(aq) pada sisi yang sama membentuk H2O(l), dan menghilangkan jumlah H2O(l) yang sama pada kedua sisi


Metode Setengah-Reaksi (metode ion-elektron)

  1. Membagi persamaan reaksike dalam 2 setengah-reaksi: oksidasi dan reduksi



  1. Menyetarakan atom-atom selain H dan O pada masing-masing setengah-reaksi



  1. Menyetarakan atom O dengan H2O(l), lalu menyetarakan atom H dengan H+(aq)


  1. Menyetarakan muatan dengan elektron (e−)






  1. Mengalikan koefisien masing-masing setengah-reaksi dengan bilangan bulat tertentu agar jumlah e−yang dilepas dalam setengah-reaksi oksidasi sama dengan jumlah e− yang diterima dalam setengah-reaksi reduksi
  2. Menggabungkan kedua setengah-reaksi yang sudah setara tersebut menjadi satu persamaan reaksi, lalu menghilangkan jumlah spesi-spesi yang sama pada kedua sisi


Untuk reaksi redoks dalam larutan suasana basa:

  1. Menambahkan OH−(aq) pada reaktan dan produk dengan jumlah sesuai dengan jumlah H+(aq)
  2. Mengkombinasi H+(aq) dan OH−(aq) pada sisi yang sama membentuk H2O(l), dan menghilangkan jumlah H2O(l) yang sama pada kedua sisi


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


SEL ELEKTROKIMIA (SEL VOLTA)

---------------------------------------------------------

Proses elektrokimia berlangsung dalam suatu sel elektrokimia. Ada dua jenis sel elektrokimia,yaitu sel Volta dan sel elektrolisis. Dan pada pemebelajaran ini akan dibahas tentang sel volta.

Sel Volta merupakan jenis sel elektrokimia yang dapat menghasilkan energi listrik dari reaksi redoks yang berlangsung spontan. Sel Volta juga disebut dengan sel Galvani. Penamaan sel Volta dan sel Galvani diberikan untuk menghargai jasa penemu kedua sel ini,yaitu Alexander Volta dan Luigi Galvani.

Pada sel Volta,anoda adalah kutup negatif dan katoda adalah kutup postif. Anoda dan katoda yang berupa logam dicelupkan kedalam larutan elektrolit yang mengandung masing-masing ion logamnya. Kedua larutan dihubungkan dengan jembatan garam, sedangkan kedua elektroda dihubungkan dengan kawat. Listrik yang dihasilkan diukur dengan Voltmeter yang dipasang pada kawat.

Contoh reaksi redoks spontan dalam sel Volta yang menghasilkan energi listrik adalah reaksi antara seng dan tembaga.

  1. Notasi sel volta

Rangkaian sel volta dapat ditulis dalam bentuk notasi atau diagram sel. Dalam menuliskan diagram sel, anoda dituliskan di sebelah kiri dan katoda di sebelah kanan yang dipisahkan oleh jembatan garam. Jembatan garam dilambangkan dengan dua garis sejajar (||). Secara umum, notasi sel dituliskan sebagai berikut:

anoda | Larutan | | Larutan | katoda

sehingga pada sel volta di atas dituliskan dalam bentuk notasi sel :

Zn | Zn2+ | | Cu2+ | Cu


Notasi tersebut menyatakan bahwa pada anoda terjadi reaksi oksidasi Zn menjadi

Zn2+ , sedangkan di katoda terjadi reduksi ion Cu2+ menjadi Cu.


  1. Potensial Elektroda Standar

Pada sel volta yang tersusun dari Pada sel volta yang tersusun dari elektroda Zn dan Cu, ternyata elektroda Zn mengalami oksidasi. Hal ini menunjukkan bahwa logam Zn lebih cenderung mengalami oksidasi dibandi kan logam Cu. Untuk membandingkan kecenderungan logam-logam mengalami oksidasi digunakan elektroda hydrogen sebagai pembanding yang potensial elektrodanya adalah 0 volt. Potensial sel yang dihasilkan oleh elektroda logam dengan elektroda hidrogen pada kondisi standar, yaitu pada suhu 25°C, tekanan gas 1 atmosfer dan konsentrasi ion-ion 1M disebut potensial elektroda standar logam tersebut dan diberi lambang E°.

Potensial elektrode berkaitan dengan reaksi redoks sehingga ada dua jenis potensial elektrode, yaitu potensial reduksi dan potensial oksidasi . potensial oksidasi merupakan nilai yang sama dengan potensial reduksi dengan tanda berlawanan.

E° oksidasi = – E° reduksi

Contoh :

Reaksi reduksi :          Zn2+ + 2e → Zn          E° = -0,76 volt

Reaksi oksidasi :          Zn→ Zn2+ + 2e           E° = +0,76 volt

 

  1. Potensial Sel

perbedaan potensial dari kedua elektroda (katoda dan anoda) disebut beda potensial atau   potensial sel standar yang diberi lambar Esel.

         Esel = E° katoda – E°anoda


Katoda merupakan tempat terjadi reaksi reduksi sehingga mempunyai E° lebih besar, sedangkan anoda merupakan tempat terjadi reaksi oksidasi sehingga mempunyai harga E° lebih kecil.

Potensial sel dapat digunakan untuk memperkirakan spontan tidaknya suatu reaksi redoks. Reaksi redoks berlangsung spontan bila Esel > 0 (positif) dan tidak spontan bila Esel < 0 (negatif).

  1. Deret Volta

Li K Ba Sr Ca Na Mg Al Mn Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn Pb H Sb Bi Cu Hg Ag Pt


Pada Deret Volta, unsur logam dengan potensial elektrode lebih negatif ditempatkan di bagian kiri, sedangkan unsur dengan potensial elektrode yang lebih positif ditempatkan di bagian kanan.

Semakin ke kiri kedudukan suatu logam dalam deret tersebut, maka

  • Logam semakin reaktif (semakin mudah melepas elektron)
  • Logam merupakan reduktor yang semakin kuat (semakin mudah mengalami oksidasi)


Sebaliknya, semakin ke kanan kedudukan suatu logam dalam deret tersebut, maka

  • Logam semakin kurang reaktif (semakin sulit melepas elektron)
  • Logam merupakan oksidator yang semakin kuat (semakin mudah mengalami reduksi


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Aplikasi Sel Volta

Sel volta dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Sel Volta Primer, Sel Volta Sekunder, Sel Bahan Bakar. Ketiga bagian tersebut juga memiliki contoh masing-masing lagi. Oleh karena itu marilah kita lihat pembahasan mengenai macam-macam dari sel volta berikut ini.


  1. Sel Volta Primer

Sel Kering Seng – Karbon

Sel kering juga dapat disebut sel Lenchanche atau baterai. Baterai kering ini mendapatkan hak paten penemuan di tahun 1866. Sel Lanchache ini terdiri atas suatu silinder zink berisi pasta dari campuran batu kawi (MnO2), salmiak (NH4Cl), karbon (C), dan sedikit air. Dengan adanya air jadi baterai kering ini tidak 100% kering.

Sel ini biasanya digunakan sebagai sumber tenaga atau energi pada lampu, senter, radio, jam dinding, dan masih banyak lagi. Penggunaan logam seng adalah sebagai anoda sedangkan katoda digunakan elektrode inert, yaitu grafit, yang dicelupkan ditengah-tengah pasta. Pasta ini bertujuan sebagai oksidator. Seng tersebut akan dioksidasi sesuai dengan persamaan reaksi di bawah ini:


Zn(s) → Zn2+(aq) + 2e  (anoda)


Sedangkan katoda terdiri atas campuran dari MnO2 dan NH4Cl. Reaksi yang terjadi dapat ditulis sebagai berikut:


2MnO2(s) + 2NH4+(aq) 2e → Mn2O3(s) + 2NH3(aq) + H2O(l)  (katoda)


Katoda akan menghasilkan ammonia, ammonia ini akan bereaksi dengan Zn2+ yang dihasilkan di anode. Reaksi tersebut akan membentuk ion yang kompleks [Zn(NH3)4]2+. Sel kering ini tidak dapat digunakan berulang kali dan memiliki daya tahan yang tidak lama. Dan harganya di pasaran sangatlah murah


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Baterai Merkuri

Baterai merkuri ini merupakan satu dari baterai kecil yang dikembangkan untuk usaha perdagangan atau komersial. Anoda seng dan katoda merkuri (II) oksida (HgO) adalah penyusun dari baterai merkuri ini yang dihubungkan dengan larutan elektrolit kalium hidroksida (KOH). Sel ini mempunyai beda potensial ± 1,4V. Reaksi yang terjadi pada baterai ini adalah:


Zn(s) + 2OH(aq) → ZnO(s) + H2O + 2e  (anoda)

HgO(s) + H2O + 2e → Hg(l) + 2OH(aq)  (katoda)


Reaksi dari keseluruhan atau disebut reaksi bersih adalah:


Zn(s) + HgO(s) → ZnO(s) + Hg(l)


Baterai Perak Oksida

Baterai perak oksida tergolong tipis dan harganya yang relatif lebih mahal dari baterai-baterai yang lainnya. Baterai ini sangat populer digunakan pada jam, kamera, dan kalkulator elektronik. Perak oksida (Ag2O) sebagai katoda dan seng sebagai anodanya. Reaksi elektrodenya terjadi dalam elektrolit yang bersifat basa dan mempunyai beda potensial sama seperti pada baterai alkaline sebesar 1,5V. Reaksi yang terjadi adalah:


Zn(s) + 2OH(aq) → Zn(OH)2(s) + 2e  (anoda)

Ag2O(s) + H2O + 2e → 2Ag(s) + 2OH(aq)  (katoda)


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Baterai Litium

Terdiri atas litium sebagai anoda dan MnO2 sebagai oksidator (seperti pada baterai alkaline). Baterai Litium ini dapat menghasilkan arus listrik yang lebih besar dan daya tahannya lebih lama dibandingkan baterai kering yang berukuran sama. Berikut notasi dari baterai Litium:


Li│Li+ (pelarut non-air)│KOH (pasta)│MnO2, Mn(OH)3, C


  1. Sel Volta Sekunder

Aki Timbal

Aki merupakan jenis baterai yang dapat digunakan untuk kendaran bermotor atau automobil. Aki timbal mempunyai tegangan 6V atau 12V, tergantung jumlah sel yang digunakan dalam konstruksi aki timbal tersebut. Aki timbal ini terdiri atas katoda PbO2(timbel(IV) oksida) dan anodanya Pb (timbel=timah hitam). Kedua zat sel ini merupakan zat padat, yang dicelupkan kedalam larutan H2SO4. Reaksi yang terjadi dalam aki adalah:



Pb(s) + SO42-(aq) → PbSO4(s) + 2e  (anoda)

PbO2(s) + 4H+(aq) + SO42-(aq) + 2e → PbSO4(s) + 2H2O  (katoda)


Aki ini dapat diisi ulang dengan mengalirkan lagi arus listrik ke dalamnya. Pengisian aki dilakukan dengan membalik arah aliran elektron pada kedua elektrode. Pada pengosongan aki, anoda (Pb) mengirim elektron ke katoda (PbO2). Sementara itu pada pengisian aki, elektrode timbal dihubungkan dengan kutub negatif sumber arus sehingga Pb2SO4  yang terdapat pada elektrode timbal itu direduksi. Berikut reaksi pengisian aki:


PbSO4(s) + H+(aq) +2e → Pb(s) + HSO4(aq)  (elektrode Pb sebagai katoda)


PbSO4(s) + 2H2O(l) → PbO2(s) + HSO4(aq) + 3H+(aq) + 2e   (elektrode PbO2 sebagai anoda).


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Baterai Nikel Kadmium

Baterai nikel-kadmium merupakan baterai kering yang dapat diisi ulang. Sel ini biasanya disebut nicad atau bateray nickel-cadmium. Reaksi yang terjadi pada baterai nikel-kadmium adalah:

Cd(s) + 2OH(aq) → Cd(OH)2(s) + 2e  (anoda)

NiO2(s) + 2H2O + 2e → Ni(OH)2(s) + 2OH(aq)  (katoda)


Reaksi keseluruhan adalah:


Cd(s) + NiO(aq) + 2H2O(l) → Cd(OH)2(s) + Ni(OH)2(s)


Baterai nikel-kadmium merupakan zat padat yang melekat pada kedua elektrodenya. Baterai nikel-kadmium memiliki tegangan sekitar 1,4V. Dengan membalik arah aliran elektron, zat-zat tersebut dapat diubah kembali seperti zat semula.


Sel Perak Seng

Sel ini mempunyai kuat arus (I) yang besar dan banyak digunakan pada kendaran-kendaraan balap. Sel perak seng dibuat lebih ringan dibandingkan dengan sel timbal seng. KOH adalah elektrolit yang digunakan dan elektrodenya berupa logam Zn (seng) dan Ag (perak).


  Sel Natrium Belerang

Sel natrium belerang ini dapat menghasilkan energi listrik yang lebih besar dari sel perak seng. Elektrodenya adalah Na (natrium) dan S (sulfur).


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



Sel Bahan Bakar

Sel bahan bakar adalah sel yang menggunakan bahan bakar seperti campuran hidrogen dengan oksigen atau campuran gas alam dengan oksigen. Sel bahan bakar ini biasanya digunakan untuk sumber energi listrik pesawat ulang-alik, pesawat Challenger dan Columbia. Yang berperan sebagai katode adalah gas oksigen dan anodanya gas hidrogen. Masing-masing elektrode dimasukkan kedalam elektrode karbon yang berpori-pori dan masing-masingnya elelktrode digunakan katalis dari serbuk platina.


Katoda: menghasilkan ion OH

O2(g) + 2H2O(l) + 4e → 4OH(aq)


Anoda: dari katode bereaksi dengan gas H2

H2(g) + 2OH(aq) → 2H2O(l) + 2e


Reaksi selnya adalah: O2(g) + 2H2(g) → 2H2O(l)

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid

 

Kerjakan soal dibawah ini dengan benar!

---------------------------------------------------------------------------

  1. Diketahui potensial elektrode Seng dan tembaga sebagai berikut :


Zn2+  +  2e → Zn   Eo = -0,76V
Cu2+  +  2e → Cu   Eo = +0,34 V


  1. Tulislah notasi sel volta yang dapat disusun dari kedua elektrode tersebut !
  2. Tentukan potensial standar sel itu !
  3. Tuliskan pula reaksi sel nya !


  1. Diketahui data potensial reduksi standar :

Zn2+  +  2e → Zn        Eo = -0,76 V

Mg2+  +  2e → Mg     Eo = -2,38 V

Cu2+  +  2e → Cu        Eo = +0,34 V
Notasi sel yang dapat berlangsung spontan adalah....


  1. Diketahui data potensial reduksi standar :

Sn2+  +  2e → Sn  Eo = -0,14 V

Cu2+  +  2e → Cu  Eo = +0,34 V

Pb2+  +  2e → Pb  Eo = -0,13 V

Ag+  +  e → Ag  Eo = +0,80 V
Notasi sel yang dapat berlangsung spontan adalah.....




  1. Diketahui beberapa data sebagai berikut :


Sn2+  +  2e → Sn        Eo = -0,14 V

Cu2+  +  2e → Cu        Eo = +0,34 V
Notasi sel yang dapat berlangsung adalah....


  1. Mg2+  +  2e → Mg  Eo = -2,38 V

Cu2+  +  2e → Cu        Eo = +0,34 V
Harga potensial elektroda yang dihasilkan dari reaksi sel diatas ialah sebesar....


  1. Diketahui data potensial reduksi standar :

Zn2+  +  2e → Zn        Eo = -0,76 V

Mg2+  +  2e → Mg     Eo = -2,38 V

Sn2+  +  2e → Sn        Eo = -0,14 V

Pb2+  +  2e → Pb        Eo = -0,13 V

Cu2+  +  2e → Cu        Eo = +0,34 V


  1. Pilihlah 2 pasang reaksi setengah sel diatas yang memiliki nilai potensial elektroda yang paling besar !
  2. lalu buatlah notasi selnya !


  1. Larutan CuSO4 dielektrolisis dengan menggunakan arus sebesar 5 A selama 1 jam. Hitunglah massa tembaga yang dihasilkan di katode ? ( Mr = 63,5 )


  1. Larutan CrCl3 dielektrolisis dengan menggunakan arus sebesar 100 A selama 5 menit. Hitunglah massa logam yang dihasilkan pada katode !
  2. Tentukan bilangan oksidasi O dalam BaO2
  3. CuO + H2→ Cu + H2O

Yang bertindak sebagai Oksidatoradalah …

  1. MnO2+ 4HCl  →  MnCl2 + 2H2O + Cl2

Yang bertindak sebagai Reduktor adalah . . .

  1. Tentukan apakah reaksi




merupakan reaksi redoks atau bukan! Bila iya, tentukan oksidator, reduktor, hasil oksidasi, dan hasil reduksi!


  1. Pada persamaan reaksi redoks:



harga koefisien reaksi a, b, dan c adalah …


  1. Pada reaksi redoks


yang berperan sebagai oksidator adalah …



  1. Pada persamaan reaksi redoks




harga koefisien a, b, c, d, e, dan f adalah ….

 

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



Soal Pilihan Ganda 1

---------------------------------------------------------------------------

 

  1. Pada reaksi redoks 3Cl2 + 6NaOH → 5NaCl + NaClO3 + 2H2 Bilangan oksidasi atom Cl berubah dari ....
  2. +1 menjadi -1 d. 0 menjadi -1 dan +5
  3. -1 menjadi +1 e. 0 menjadi -1 dan +7
  4. 0 menjadi -1


  1. Pada reaksi Cr2O72- + SO2 → Cr3+ + HSO4- . Jumlah mol SO2 yang dapat dioksidasi oleh 1 mol Cr2O72- sebanyak ....
  2. 0,3 mol d. 2 mol
  3. 0,5 mol e. 3 mol
  4. 1 mol


  1. Oksidasi 1 mol Cr2- menjadi CrO42- melepaskan elektron sebanyak ....
  2. 1 mol d. 4 mol
  3. 2 mol e. 5 mol
  4. 3 mol


  1. Pada reaksi

KMnO4 + H2SO+ H2C2O4 → K2SO4 + MnSO4 + CO2 + H2O.

Dari 0,1 mol KMnO4 akan menghasilkan gas CO2 pada STP sebanyak ...

  1. 1,12 liter d. 22,4 liter
  2. 2,24 liter e. 112 liter
  3. 11,2 liter


  1. Sebanyak 5,6 gram logam besi (Ar Fe = 56) dilarutkan dalam H2SO4 menghasilkan FeSO4 untuk mengoksidasi FeSO4 menjadi Fe2(SO4)3 menurut reaksi Fe2+ + MnO4→ Fe3+ + Mn2+ diperlukan larutan KMnO4 0,1 M sebanyak ....
  2. 200 ml d. 20 ml
  3. 100 ml e. 10 ml
  4. 50 ml


  1. aMnO4- + bSO32- → cMn2+ + dSO42-, setelah disetarakan harga a, b, c, dan d berturut-turut ....
  2. 2, 5, 6, 2 d. 3, 5, 3, 5
  3. 2, 5, 2, 3 e. 5, 3, 3, 5
  4. 2, 5, 2, 5


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Reaksi berikut ini yang bukan reaksi redoks adalah … .
  2. (NH4)2Cr2OàN2 + 4 H2O + Cr2O3
  3. CuCO3 + H2SO→ CuSO4 + H2O + CO2
  4. H2S + 2 H2O + 3 Cl→ SO2 + 6 HCl
  5. Mg + CuSOà MgSO4 + Cu
  6. 3 CH3CHOHCH3 + 2 CrO→ 3 CH3COCH3 + 2 Cr(OH)3


  1. Pada reaksi redoks:

           a MnO4 + Fe2+ + H→ Mn2+ + Fe3+ + H2O

koefisien reaksi setara pada abc, dan berturut-turut adalah … .

  1. 1, 4, 1, dan 2 d. 2, 8, 2, dan 4
  2. 2, 1, 2, dan 4 e. 1, 4, 2, dan 2
  3. 1, 8, 1, dan 5


  1. Pada reaksi redoks:

ClO2 + H2O → HClO3 + HCl

bilangan oksidasi Cl berubah dari … .

  1. 0 menjadi 1 dan –1
  2. 2 menjadi 4 dan 1
  3. 0 menjadi 2 dan 1
  4. 4 menjadi 5 dan –1
  5. 4 menjadi 2 dan –1


  1. Unsur Mn yang mempunyai bilangan oksidasi sama dengan bilangan oksidasi S dalam Na2SO4 adalah … .
  2. MnO d. KMnO4
  3. MnO2 e. K2MnO4
  4. Mn(NO3)2


  1. Bilangan oksidasi Cl dalam senyawa HClO3 adalah … .
  2. +7 d. –2
  3. +6 e. –1
  4. +5


  1. Jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks:

3 As + 5 NO3 + 4 OH– → 3 AsO43– + 5 NO + 2 H2O

adalah … .

  1. 3 d. 12
  2. 5 e. 15
  3. 9


  1. Bilangan oksidasi Mn sama dengan 7 terdapat dalam senyawa ....
  2. MnO2 d. MnSO4
  3. K2MnO4 e. Mn2O3
  4. KMnO4



Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Berikut ini yang termasuk reaksi redoks adalah ....
  2. CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g)
  3. BaCl2(aq) + H2SO4(aq) → BaSO4(aq) + 2 HCl(aq)
  4. Fe2O3(s) + 3 CO(g) → 2 Fe(s) + 3 CO2(g)
  5. Ag(s) + Cl(aq) → AgCl(aq)
  6. 2NaOH(aq) + H2SO4(aq) → Na2SO4(aq) + H2O(l)

 

  1. Berikut ini yang bukan reaksi redoks adalah ....
  2. 2 Ag(s) + 2 H2SO4(aq) → Ag2SO4(aq) + SO2(g) + 2 H2O(l)
  3. 2 K2CrO4(aq) + H2SO4(aq) → H2SO4(aq) + K2Cr2O7(aq)
  4. 2 Na(s) + 2 H2O(l) → 2 NaOH(aq) + H2(g)
  5. 3 Cu(s) + 8 HNO3(aq) → 3 Cu(NO3)2(aq) + 4 H2O(l) + 2 NO(g)
  6. I2(s) + 2 Na2S2O3(aq) → 2 NaI(aq) + Na2S4O6(aq)

 

  1. Berikut yang termasuk reaksi autoredoks adalah ....
  2. Cl2(s) + 2 KI(aq) → 2 KCl(aq) + I2(s)
  3. Zn(s) + 2 HCl(g) → ZnCl2(aq) + H2(s)
  4. 2 Al(s) + 3 H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + 3 H2(g)
  5. Zn(s) + 2 AgNO3(aq) → Zn(NO3)2(aq) + 2 Ag(s)
  6. Cl2(g) + NaOH(aq) → NaCl(s) + NaClO(aq) + H2O(l)


  1. Pada reaksi Fe2+ + MnO4- → Fe3+ + Mn2+, pernyataan yang benar adalah ....
  2. Fe2+ direduksi
  3. Mn dioksidasi
  4. bilangan oksidasi Mn dari +7 menjadi +2
  5. bilangan oksidasi Mn dari +2 menjadi +7
  6. setengah reaksi oksidasinya MnO4 → Mn2+


  1. Untuk mengoksidasi 0,4 mol Na2S2O3 dalam suasana basa dengan reaksi S2O32- + MnO4- + H2O → MnO2 + SO42- + OH- (belum setara) diperlukan KMNO4 sebanyak ....
  2. 4 mol d. 2 mol
  3. 3 mol e. 1,06 mol
  4. 2,5 mol


  1. Diketahui

Zn/Zn2+//Cu2+/Cu E° = 1,10 volt

Mg/Mg2+//Pb2+/Pb E° = 2,21 volt

Pb/Pb2+//Cu2+/Cu E° = 0,47 volt

Dari data di atas, maka harga potensial sel dari Mg/Mg2+//Cu2+/Cu adalah ....

  1. 2,68 volt d. 0,21 vol
  2. 2,00 volt e. 0,12 volt
  3. 0,57 volt


  1. Logam L dapat mengendapkan tembaga dari larutan CuSO4, tetapi logam tidak bereaksi dengan ZnCl2, maka urutan logam berikut, yang sifat reduktornya makin kuat adalah ....
  2. Zn, Cu, L d. Zn, L, Cu
  3. L, Cu, Zn e. Cu, Zn, L
  4. Cu L, Zn


  1. Saat aki digunakan terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik. reaksi yang terjadi pada katoda saat itu adalah ....
  2. Pb (s) + HSO4- (aq) —› Pb SO4 (s) + H+ (aq) + 2e
  3. Pb O2 (s) + HSO4- (aq) + 3H+ (aq) + 2e —› Pb SO4 (s) + 2 H2O (l)
  4. Pb SO(s) + H+(aq) + 2e —› Pb (s) +HSO4-(aq)
  5. Pb SO4 (s) + 2 H2O (l) —› Pb O2 (s) + HSO4- (aq) + 3H+ (aq) + 2e
  6. Pb (s) + PbO2(s) + 2HSO4-(aq) + 2H+(aq) —› 2PbSO4(s) + 2H2O (l)


  1. Bila larutan AgNO3 dialiri listrik 10 ampere selama 1 jam, maka pada katoda akan diendapkan logam perak sebanyak ....
  2. 8,06 gram d. 40,29 gram
  3. 16 gram e. 80,58 gram
  4. 20,145 gram


  1. Pada persamaan reaksi redoks:

           a MnO4(aq) + H+(aq) C2O42–(aq) → Mn2+(aq) + H2O(l) + CO2(g)

Harga dan berturut-turut ....

  1. 2 dan 3 d. 2 dan 2
  2. 2 dan 5 e. 1 dan 5
  3. 2 dan 4


  1. Perhatikan reaksi redoks berikut!

           a Cr2O72–(aq) H+(aq) Cl(aq) → Cr3+(aq) H2O(l) Cl2(g)

Harga ab, dan berturut-turut adalah ....

  1. 1, 2, dan 4 d. 1, 14, dan 6
  2. 1, 2, dan 2 e. 2, 7, dan 6
  3. 1, 14, dan 2


  1. Perhatikan reaksi berikut!

2 HI(aq) + 2 HNO2(aq) → 2 H2O(l) + 2 NO(g) + I2(g)

Pernyataan berikut yang benar adalah ....

  1. HI adalah zat pereduksi
  2. HNO2 adalah zat pereduksi
  3. H2O adalah zat pereduksi
  4. H2O adalah zat pengoksidasi
  5. I2 adalah zat pereduksi


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Asam oksalat dapat dioksidasi oleh KMnO4 menurutpersamaan:

C2O42–(aq) + MnO4(aq) + H+(aq) → Mn2+(aq) + H2O(l) + CO2(g)

Untuk mengoksidasi 2 mol ion C2O42– diperlukan ion MnO4(aq) sebanyak ....

  1. 0,3 mol d. 0,8 mol
  2. 0,5 mol e. 2,0 mol
  3. 0,7 mol


  1. Diketahui:

Fe3+ |Fe2+ E° = +0,77 V

Cl2|Cl E° = +1,36 V

Harga potensial reaksi (E°sel) dari reaksi oksidasi besi(II) dengan oksidator gas klor dengan persamaan reaksi:

2 Fe2+(aq) + Cl2(aq) → 2 Fe3+(aq) + 2 Cl(aq)

adalah … .

  1. +2,13 volt d. –1,95 volt
  2. +1,95 volt e. –2,13 volt
  3. +0,59 volt


  1. Reaksi yang terjadi pada saat aki digunakan adalah … .
  2. 2PbSO4(s) + 2 H2O(l) → Pb(s) + PbO2(s) + 2 HSO4(aq) + 2 H+(aq)
  3. PbO2(s) + 2 H2SO4(aq) → PbSO4(s) + 2 H2O(l)
  4. Pb(s) + PbO2(s) + 2HSO4(aq) + 2H+(aq) → 2PbSO4(aq) + 2H2O(l)
  5. Pb(s) + HSO4(aq) → PbSO4(s) + H+(aq) + 2 e
  6. PbO2(s) + HSO4(aq) + 3 H+(aq) + 3 e → PbSO4(s) + 2 H2O(l)


  1. Diketahui harga potensial reduksi unsur-unsur sebagai berikut.

Fe2+|Fe E° = –0,44 volt

Mg2+|Mg E° = –2,37 volt

Zn2+|Zn E° = –0,76 volt

Cu2+|Cu E° = +0,34 volt

Ag2+|Ag E° = +0,80 volt

Pasangan logam yang dapat melindungi besi dari korosi dengan cara proteksi katodik adalah … .

  1. Mg dan Ag d. Cu dan Zn
  2. Mg dan Zn e. Cu dan Ag
  3. Mg dan Cu


  1. Pada elektrolisis larutan CuSO4 (Ar Cu = 63,5) dengan jumlah muatan listrik 0,4 faraday akan diendapkan logam tembaga seberat … .
  2. 25,40 gram d. 2,54 gram
  3. 12,70 gram e. 1,37 gram
  4. 6,35 gram



Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Reaksi berikut ini yang dapat berlangsung spontan adalah … .
  2. Ca2+ + Ni → Ca + Ni2+
  3. Mg2+ + Fe2+ → Mg + Fe3+
  4. Ba2+ + Zn → Ba + Zn2+
  5. Fe + Cu2+ → Fe2+ + Cu
  6. Mn2+ + Zn → Mn + Zn2+


  1. Diketahui beberapa setengah reaksi sebagai berikut:

MnO4(aq) + 8 H+(l) + 5 e → Mn2+(aq) + 4 H2O(l)

Fe2+(s) → Fe3+(s) + e

Cr2O42–(aq) → 2 CO2(g) + e

Volume larutan KMnO4 0,1 M yang diperlukan untuk mengoksidasi 20 ml larutan FeC2O4 0,1 M adalah ....

  1. 3 mol d. 12 mol
  2. 6 mol e. 15 mol
  3. 9 mol


  1. H2S dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan antara lain K2SO4 dan MnO2. Dalam reaksi ini, setiap mol H2S melepas ....
  2. 8 mol elektron d. 5 mol elektron
  3. 7 mol elektron e. 2 mol elektron
  4. 6 mol elektron


  1. Diketahui:

Pb2+ + 2 e(s) → Pb(s) E° = –0,13 V

Al3+ + 3 e(s)→ Al(s) E° = –1,76 V

Sel volta yang disusun menggunakan elektrode Pb dan Al akan memiliki potensial sel sebesar ....

  1. +1,89 V d. –1,63 V
  2. –1,89 V e. +3,61 V
  3. +1,63 V


  1. Diketahui:

Mg2+ + 2 e → Mg E° = –2,37 V

Ni2+ + 2 e → Ni E° = –0,25 V

Besarnya potensial sel yang ditimbulkan oleh reaksi:

Mg + NiCl2 → MgCl2 + Ni adalah ....

  1. –2,12 V d. –2,62 V
  2. +2,12 V e. +2,62 V
  3. +1,06 V


  1. Pada reaksi (belum setara):

Al(s) + NO3(aq) → AlO2(aq) + NH3(aq)

bilangan oksidasi nitrogen berubah dari … .

  1. +5 menjadi +3 d. –5 menjadi –3
  2. +5 menjadi –3 e. –5 menjadi +3
  3. +6 menjadi +3


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Volume larutan K2Cr2O7 0,1 yang diperlukan untuk mengoksidasi 30 mL larutan FeSO4 0,2 dengan reaksi (belum setara):

Fe2+ + Cr2O72– + H+ à Fe3+ + Cr3+ + H2O

adalah … .

  1. 100 mL d. 15 mL
  2. 60 mL e. 10 mL
  3. 30 mL


  1. Diketahui: Ni2+|Ni E° = –0,25 V

Pb2+|Pb E° = –0,13 V

Harga potensial sel standar (E°sel) dari sel volta yang tersusun dari elektrode Pb dan Ni adalah … .

  1. –0,38 V d. +0,25 V
  2. –0,12 V e. +0,38 V
  3. +0,12 V


  1. Diketahui pasangan sel volta dengan notasi sel sebagai berikut.

Zn|Zn2+||Cu2+|Cu E°sel = 1,10 V

Pb|Pb2+||Cu2+|Cu E°sel = 0,47 V

Sel volta yang tersusun dari pasangan elektrode Zn dan Pb akan mempunyai harga E°sel sebesar …

  1. 0,36 V d. 2,66 V
  2. 0,63 V e. 3,13 V
  3. 2,03 V


  1. Diketahui potensial elektrode standar dari beberapa logam sebagai berikut.

Ag+|Ag E° = +0,80 V

Cu2+|Cu E° = +0,34 V

Pb2+|Pb E° = –0,13 V

Sn2+|Sn E° = –0,14 V

Co2+|Co E° = –0,28 V

Bila kelima elektrode di atas saling dipasangkan untuk membentuk sel volta, maka elektrode yang tidak mungkin dapat sebagai anode adalah … .

  1. Co d. Cu
  2. Sn e. Ag
  3. Pb


  1. Suatu sel volta terdiri dari elektrode Ag yang dicelupkan di dalam larutan AgNO3 1 M dan elektrode Zn yang dicelupkan ke dalam larutan ZnSO4 1 M, jika diketahui:

Ag+(aq) + e → Ag(s) E° = +0,80 V

Zn2+(s) + 2 e → Zn(s) E° = 0,76 V

Pernyataan berikut benar, kecuali ....

  1. elektrode Ag sebagai katode
  2. elektrode Zn sebagai anode
  3. potensial standar sel adalah 2,56 V
  4. logam Ag mengendap pada elektode Ag
  5. reaksi sel: 2 Ag+(aq) + Zn(s) → 2 Ag(s) + Zn2+(aq)

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid

 

  1. Diketahui reaksi: 2 AgNO3 + Cu → 2 Ag + Cu(NO3)2

Notasi sel volta yang didasarkan reaksi di atas adalah ....

  1. Cu / Cu2+ || Ag+ / Ag
  2. Cu / Cu2+ || Ag / Ag+
  3. Ag2+ / Cu || Ag / Cu2+
  4. Ag / Ag+ || Cu / Cu2+
  5. Ag+ / Ag || Cu / Cu2+


  1. Diketahui:

Fe(s) + Cu2+(s) → Fe2+(s) + Cu(s) E° = +0,78 V

Sn2+(s) + 2 e → Sn(s) E° = –0,14 V

Cu2+(s) + 2 e → Cu(s) E° = +0,34 V

Besarnya potensial sel dari: Fe + Sn2+ → Fe2+ + Sn adalah ....

  1. 0,30 V d. 0,92 V
  2. 0,44 V e. 1,12 V
  3. 0,64 V


  1. Logam yang dapat mencegah korosi pada pipa besi yang ditanam dalam tanah adalah ....
  2. Ni d. Pb
  3. Cu e. Sn
  4. Mg


  1. Bahan yang digunakan sebagai elektrode pada baterai kering adalah ....
  2. Pt dan C d. Zn dan Cu
  3. Zn dan C e. Cu dan PbO2
  4. Pb dan PbO2


  1. Elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektrode tembaga pada anode terjadi reaksi ....
  2. Cu(s) → Cu2+(aq) + 2 e
  3. Cu2+(aq) + 2e– → Cu(s)
  4. 2 H2O(l) → 4 H+(aq) + O2(g) + 4 e
  5. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH(l) + H2(g)
  6. SO42–(aq) → SO2(g) + 2 e


  1. Reaksi yang terjadi pada katode dari elektrolisis larutan Na2SO4 adalah ....
  2. 2 H2O(l) + 2 e → 2 OH(l) + H2(g)
  3. 2 H+(g) + 2 e → H2(g)
  4. Na+(s) + e → Na(s)
  5. SO42–(aq) → SO2(g) + O2(g) + 2 e
  6. 2 H2O(l) → 4 H+(g) + O2(g) + 4 e


  1. Dalam suatu sel volta terjadi reaksi:

Sn(s) + 2 Ag+(aq) → Sn2+(aq) + 2 Ag(s)

Jika diketahui: E° Sn2+/Sn = –0,14 V

           E° Ag+/Ag = + 0,80 V

Besarnya potensial standar sel tersebut adalah ....

  1. 1,74 V d. 0,66 V
  2. 1,46 V e. 0,52 V
  3. 0,94 V


  1. Arus listrik yang sama dialirkan ke dalam larutan CuSO4 dan AgNO3. Bila massa tembaga yang diendapkan adalah 0,3175 gram, maka massa perak yang mengendap adalah .... (Ar Ag = 108 dan Cu = 63,5).
  2. 0,108 gram d. 3,175 gram
  3. 1,08 gram e. 10,8 gram
  4. 6,35 gram


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Pada elektrolisis leburan MgCl2 dengan elektrode Pt, ternyata menggunakan muatan listrik sebanyak 0,02F. Volume gas klorin yang dihasilkan di anode jika diukur pada keadaan di mana 1 liter gas nitrogen (Mr = 28) massanya 1,4 gram adalah ....
  2. 100 ml d. 400 ml
  3. 200 ml e. 448 ml
  4. 224 ml


  1. Pada elektrolisis larutan MSO4 di katode terbentuk 0,295 gram logam M. Larutan hasil elektrolisis dapat dinetralkan oleh 50 mL larutan NaOH 0,2 M. Massa atom relatif logam M adalah ....
  2. 29,50 d. 73,75
  3. 44,25 e. 118,0
  4. 59,00


  1. Pada elektrolisis leburan AlO3 (Ar Al = 27 dan O = 16) diperoleh logam Al sebanyak 0,225 gram. Jumlah arus listrik yang diperlukan adalah ....
  2. 221,9 C d. 2.412,5 C
  3. 804 C e. 8.685 C
  4. 1.025,9 C


  1. Diketahui:

Al3+|Al E° = –1,66 V

Mg2+|Mg E° = –2,37 V

Zn2+|Zn E° = –0,34 V

Pb2+|Pb E° = –0,13 V

Sn2+|Sn E° = –0,14 V

Di antara logam Al, Mg, Zn, Pb, dan Sn, jika dimasukkan ke dalam larutan ZnCl2, maka logam yang dapat larut adalah … .

  1. Al dan Mg
  2. Pb dan Sn
  3. Al, Mg, dan Zn
  4. Pb, Sn, dan Zn
  5. semuanya larut


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Pada elektrolisis larutan KI dengan elektrode grafit, di katode terjadi reaksi … .
  2. K+(aq) + e → K(aq)
  3. 2 H2O(l) + 2 e → H2(g) + 2 OH(aq)
  4. 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H+(aq) + 4 e
  5. 2 I(aq) → I2(aq) + 2 e
  6. K+(l) + e → K(l)


  1. Bila larutan CrCl3 dielektrolisis dengan menggunakan elektrode logam krom, maka di anode terjadi reaksi ... .
  2. Cr(s) → Cr3+(aq) + 3 e
  3. 2 H2O(l) → O2(g) + 4 H+(aq) +4 e
  4. 2 Cl (aq) → Cl2 + 2 e
  5. 2 H2O(l) + 2 e– → 2 OH(aq) + H2(g)
  6. Cr3+(aq) + 3 e– → Cr(s)


  1. Ke dalam larutan yang mengandung AgNO3 1 dialirkan arus listrik searah. Jika jumlah muatan listrik yang mengalir 0,2 F dan Ar Ag = 108, maka massa Ag yang mengendap di katode adalah … .
  2. 108 gram d. 10,8 gram
  3. 54 gram e. 5,4 gram
  4. 21,6 gram


  1. Lama waktu yang diperlukan untuk memperoleh 0,64 gram tembaga (Ar Cu = 64) melalui larutan tembaga sulfat dengan arus listrik 1,93 ampere adalah … .
  2. 10.000 detik d. 10 detik
  3. 1.000 detik e. 1 detik
  4. 100 detik


  1. Gas yang dihasilkan pada elektrolisis larutan AgNO3 dengan muatan listrik 2 F, jika pada saat itu 1 liter gas nitrogen mempunyai massa 1,4 gram (Ar N = 14) adalah … .
  2. 5 liter d. 20 liter
  3. 10 liter e. 22,4 liter
  4. 11,2 liter


  1. Pada suatu elektrolisis, sejumlah arus tertentu dalam waktu 2 jam membebaskan 0,504 gram gas hidrogen (Ar H = 1). Banyaknya gas oksigen (Ar O = 16) yang dibebaskan oleh arus yang sama dalam waktu yang sama adalah … .
  2. 1 gram d. 4 gram
  3. 2 gram e. 5 gram
  4. 3 gram


  1. Unsur fluorin (F) dapat diperoleh dengan cara elektrolisis leburan KHF2 sesuai reaksi:

HF2 → HF + ½ F+ e

Waktu yang diperlukan untuk memperoleh 15 liter F2 (diukur pada 0 °C dan tekanan 1 atm) dengan arus 20 ampere (1 faraday = 96.500 coulomb, 1 mol gas = 22,4 liter) adalah … .

  1. 1,29 jam d. 6,46 jam
  2. 1,80 jam e. 13,40 jam
  3. 3,60 jam


  1. Kalium klorat (KClO3) dibuat dengan elektrolisis KCl dalam larutan basa berdasarkan reaksi:

KCl + 3 H2O → KClO+ 3 H2

Untuk membuat 1 mol KClOdibutuhkan muatan listrik sebanyak … .

  1. 2 faraday d. 5 faraday
  2. 3 faraday e. 6 faraday
  3. 4 faraday


  1. Ke dalam dua sel yang berisi larutan LSO4 dan AgNO3 yang disusun secara seri dialirkan arus listrik ternyata diendapkan 3,25 gram logam L dan 10,8 gram logam Ag (Ar Ag = 108). Massa atom relatif L adalah ....
  2. 32,5 d. 70,5
  3. 63,5 e. 72,0
  4. 65,0


 
Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Materi dan Soal Kimia SMA - SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

Materi dan Soal Kimia SMA

Dapatkan Materi dan Soal-soal dari TK SD SMP dan SMA di Aplikasi Kami, Download disini

Berikut Link Soal dan Materi Kimia SMA

 

 

 Download Lebih Mudah di Aplikasi

Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN


MATERI

  1. Penurunan Tekanan Uap (∆P)

∆P = Xt . Po . I

→    ∆P = Po – P


  1. Kenaikan Titik Didih (∆Tb)

∆Tb = Kb . m . i

→    ∆Tb = Tb larutan – Tb pelarut


  1. Penurunan Titik Beku (∆Tf)

∆Tf = Kf . m . i

→    ∆Tf = Tf pelarut – Tf larutan


  1. Tekanan Osmotik (π)

Π = M . R . T . i


Factor Van’t Hoff

i = 1 + (n – 1) α

untuk larutan non elektrolit (i = 1)


Molalitas (m)

m =


Fraksi mol (X)

Xt =


Xp =

Xt + Xp = 1


Keterangan:

∆P       = penurunan tekanan uap

XP        = fraksi mol pelarut

Xt        = fraksi mol terlarut

P°        = tekanan uap jenuh pelarut murni

P         = tekanan uap larutan

Kb       = tetapan kenaikan titik didih molal

Kf        = tetapan penurunan titik beku molal

R         = 0,082 L atm/mol K

T         = suhu

n         = jumlah ion

α         = derajat ionisasi

p         = massa pelarut (gram)

molt    = mol zat terlarut

molp   = mol zat pelarut

M        = molaritas

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Diagram PT

 

Diagram PT atau diagram fasa adalah diagram yang menyatakan hubungan antara tekanan dan suhu suatu zat. Pelarut murni akan mendidih jika tekanan uapnya sama dengan tekanan lingkungan, demikian juga untuk larutan, agar mendidih tekanan uap larutan harus sama dengan tekanan lingkungan yang berarti sama dengan tekanan uap pelarut murninya. Akan tetapi, apa bila dalam larutan tersebut terdapat zat terlarut nonvolatil dapat mengakibatkan penurunan tekanan uap larutan.

Perbedaan tekanan uap larutan dan pelarut murni ditunjukkan oleh kurva larutan dan kurva pelarut murni pada gambar diagram PT berikut ini. Karena tekanan uap larutan lebih kecil dari tekanan uap pelarut murni maka kurva larutan terletak di bawah kurva pelarut murninya.



Lantas, bagaimana cara membaca diagram PT diatas? Perhatikan keterangan berikut:

  • Laarutan mendidih pada tekanan 1 atm
  • Garis CD menyatakan garis mendidih air
  • Garis BG menyatakan garis mendidih larutan
  • Tb1 menyatakan titik didih larutan
  • Tb0 menyatakan titik didih pelarut
  • Garis CE menyatakan garis beku air
  • Garis BF menyatakan garis beku larutan
  • Tf1 menyatakan titik beku larutan
  • Tf0 menyatakan titik beku pelarut
  • A menyatakan suhu awal
  • C menyatakan titik tripel (titik dimana pada suhu dan tekanan tersebut terjadi kesetimbangan fasa antara gas, cair, dan padat secara bersama-sama) pelarut.
  • B menyatakan titik tripel larutan.


Dari gambar diagram PT diatas dapat dilihat bahwa titik didih larutan (G) lebih tinggi daripada titik didih air (D). Sedangkan titik beku larutan (F) lebih rendah daripada titik beku air (E).




Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



Contoh Soal

  1. Perhatikan diagram P-T berikut!


Garis beku pelarut ditunjukkan oleh ….


      Pembahasan

K = titik beku larutan

L = titik beku pelarut

KQ = garis beku larutan

LR = garis beku pelarut


  1. Fungsi dari diagram fasa adalah untuk menyatakan …


      Pembahasan:

Diagram fasa atau diagram P-T adalah diagram yang menyatakan hubungan antara suhu dan tekanan dengan fase zat (padat, cair, dan gas). Jadi fungsi dari diagram fasa adalah untuk menyatakan penurunan tekanan uap jenuh, kenaikan titik didih, dan penurunan titik beku.

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


---------------------------------------------------------------------------

Soal Pemahaman Konsep

---------------------------------------------------------------------------

 

  1. Sebanyak 30 gram zat organik tersusun dari 40% karbon; 6,6% hidrogen dan sisanya oksigen. Zat tersebut bila dilarutkan dalam 500 gram air ternyata membeku pada suhu -1,24 °C (Ar C = 12, H = 1, O = 16, Kf = 1,86). Tentukan:
  2. rumus empiris, c. rumus molekul!
  3. Mr zat organik, dan
  4. Di laboratorium terdapat larutan urea CO(NH2)2 = 10% massa. Tentukan:
  5. tekanan uap larutan bila pada kondisi tersebut tekanan uap air murni 6,2 cmHg;
  6. titik beku larutan bila Kf = 1,86.
  7. Sebanyak 133,3 gram suatu zat nonelektrolit dilarutkan dalam 5 liter air mengalami kenaikan titik didih 0,4°C. Bila Kb air = 0,513, berapakah Mr zat tersebut?
  8. Suatu larutan nonelektrolit dalam air mempunyai penurunan titik beku 0,372 °C. Jika Kb air = 0,52 dan Kf = 1,86; berapakah titik didih larutan tersebut?
  9. Suatu elektrolit biner dengan konsentrasi 0,5 M ternyata isotonis dengan larutan yang dibuat dengan melarutkan 30 gram CO(NH2)2 dalam air hingga volume 1 liter. Berapa derajat ionisasi elektrolit tersebut?
  10. Ke dalam 250 gram air ditambahkan 11,7 gram garam dapur (Ar Na = 23 dan Cl = 35,5), Kf = 1,86 °C/m; dan Kb = 0,52 °C/m. Tentukan:
  11. titik didih larutan;
  12. titik beku larutan!
  13. Suatu senyawa (C, H, dan O) yang massanya 6,0 gram setelah dianalisis mengandung 2,4 gram karbon, 0,4 gram hidrogen, dan sisanya oksigen. Larutan 9 gram senyawa itu dengan 100 gram air membeku pada suhu –0,93 °C/m. Bila Kb = 1,86 °C dan Ar C = 12; H = 1; dan O = 16, maka tentukan rumus molekul dari senyawa tersebut!
  14. Sebanyak 11,7 gram NaCl dan 34,2 gram zat nonelektrolit dilarutkan dalam 500 gram air. Ternyata larutan membeku pada suhu –1,86 °C/m. Bila Kb = 1,86 °C/m; Ar Na = 23 dan Cl = 35,5, maka tentukan massa rumus dari zat nonelektrolit tersebut!
  15. Penurunan titik beku dari 19,6 gram asam sulfat dalam 2 liter air ternyata besarnya 2,9 kali dari 3 gram urea yang terlarut dalam 500 ml air (Kb = 1,86 °C/m). Berapa persen derajat ionisasi dari asam sulfat tersebut (Ar H = 1; S = 32; O = 16; C = 12; dan N = 14)?
  16. Tekanan osmosis darah manusia pada suhu 37 °C adalah 7,7 atm. Berapa gram NaCl harus dilarutkan dalam 1 liter larutan sehingga pada suhu 37 °C isotonik dengan darah manusia?

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Soal Pilihan Ganda 1

---------------------------------------------------------------------------

 

  1. Dari diagram P-T H2O berikut yang merupakan daerah perubahan titik beku adalah ….


  1. A dan H
  2. B dan C
  3. G dan H
  4. I dan J
  5. D dan E



  1. Dari diagram P-T fasa H2O berikut yang merupakan daerah perubahan titik didih adalah ….


  1. A – B
  2. B – C
  3. D – E
  4. G – H
  5. I – J

 

  1. Perhatikan diagram P-T berikut!Garis beku pelarut ditunjukkan oleh….
    MS
    B.MN
    C.KL
    D.LR
    E. KQ


  1. Perhatikan diagram P - T!


Bagian yang menunjukkan proses mencair dari suatu larutan ditunjukkan oleh titik . . . . . .

  1. K – L
  2. K – R
  3. M – N
  4. T – M
  5. T – R


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Fraksi mol urea (mr = 60) dalam larutan yang mengandung 15% urea adalah ….
  2. 0,035
  3. 0,02
  4. 0,04
  5. 0,05
  6. 0,095


  1. Jika 800 mL larutan Ca(OH)20,5 M memiliki massa jenis 1,25 g/mL, maka fraksi mol Ca(OH)2 (mr = 74) dalam larutan adalah ….
  2. 7,4 x 10-2
  3. 7,4 x 10-3
  4. 7,4 x 10-4
  5. 7,14 x 10-2
  6. 7,14 x 10-3


  1. Tekanan uap jenuh air pada suhu 100 oC adalah 76 cmHg. Tekanan uap larutan glukosa 10% massa (mr = 180) adalah … mmHg.
  2. 735,5
  3. 738,6
  4. 765,4
  5. 760
  6. 751,6


  1. Suatu zat non elektrolit (mr = 60) sebanyak 30 gram dilarutkan dalam 100 gram air (mr = 18) pada suhu 25 o Bila tekanan uap jenuh pada suhu tersebut 23,76 mmHg, maka penurunan tekanan uap larutan tersebut adalah ….
  2. .1,96 mmHg
  3. 5,88 mmHg
  4. 9,8 mmHg
  5. 15,68mmHg
  6. 21,79 mmHg


  1. Tekanan uap air murni pada suhu tertentu adalah 32 cmHg. Penurunan tekanan uap larutan etanol 46% adalah …. (ar H=1, C=12, O=16)
  2. 4
  3. 6
  4. 8
  5. 10
  6. 12


  1. Larutan urea pada suhu tertentu mempunyai tekanan uap 26,39 cmHg. Bila pada suhu tersebut tekanan uap air murni 29 cmHg, maka perbandingan massa urea dan air adalah ….
  2. .1:1
  3. 1:2
  4. 3:2
  5. 1:3
  6. 2:3


  1. Nilai ΔTbdan ΔTf tergantung pada ….
  2. Jenis zat terlarut
  3. Jenis pelarut
  4. Jumlah pelarut
  5. Jumlah zat terlarut
  6. Fraksi mol zat terlarut


  1. Kenaikan titik didih dari 18,2 g DDT (C14H11C15) dalam 728 g kloroform (CHCl3) dengan Kbkloroform = 61,9 oC/m adalah ….

(ar H=1, C =12, Cl = 35,5)

  1. 0,15oC
  2. 9,24oC
  3. 4,34oC
  4. 104,34oC
  5. 109,24oC


  1. Jika titik didih benzena 80,1 oC dan kenaikan kenaikan titik didih molal benzena 2,52 oC/m, maka titik didih larutan 3,6g glukosa (mr = 180) dalam 250 g benzena adalah ….
  2. 100,2 oC
  3. .80,30 oC
  4. 99,80 oC
  5. 79,90 oC
  6. 90,2 oC


  1. Titik didih larutan yang terdiri dari 30g urea dalam 250 mL air dengan massa jenis = 1 g/mL dan Kb = 0,52 oC/m adalah … oC
  2. 100,52
  3. 101,04
  4. 102
  5. 102,52
  6. 104,04


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Titik didih larutan yang terbuat 6,48 g Al2(SO4)3dengan derajat ionisasi 0,9 dalam 250 g air kb = 0,52 oC/m adalah … oC

(ar O = 16, Al = 27, S = 32)

  1. 101,4
  2. 100,191
  3. 101,91
  4. 100,45
  5. 0,191


  1. Pada pembuatan sirup kental diukur dengan mengamati titik didihnya. Sirup yang baik mendidih pada suhu 105 o Jika sirup menggunakan gula pentosa (mr = 150), maka konsentrasi gula dalam sirup adalah ….
  2. 30%
  3. 40%
  4. 50%
  5. 60%
  6. 70%
  7. Titik didih larutan sukrosa 1 m dalam air adalah 100,52 o Kenikan titik didih larutan NaCl 0,15 m pada tekanan yang sama adalah ….
  8. 0,25oC
  9. 0,52oC
  10. 0,78oC
  11. 10,4oC
  12. 0,156oC


  1. Ke dalam 300 g air dilarutkan 10 g glukosa (mr = 180) dan 10 g urea (mr = 60). Jika Kb = 0,52oC/m, maka titik didih larutan besarnya ….
  2. 0,385
  3. 0,770
  4. 1,54
  5. 100,385
  6. 100,77


  1. Zat X adalah asam organik non elektrolit bervalensi dua. Bila 2,36 g zt X dilarutkan dalam 200 g aseton, maka larutan ini akan mendidih pada suhu 56,67 o Jika titik didih aseton = 56,50 oC, Kb = 1,7, maka zat X mempunyai rumus ….
  2. HO2C – CO2H
  3. HO2C – CH2– CO2H
  4. HO2C – (CH2)2–CO2H
  5. HO2C – (CH2)3–CO2H
  6. HO2C – (CH2)4–CO2H


  1. Larutan-larutan dibawah ini yang memiliki penurunan titik beku terbesar adalah ….
  2. 0,1 m larutan etanol
  3. 0,1 m larutan urea
  4. 0,1 m larutan asam oksalat
  5. 0,3 m larutan asam sulfat
  6. 0,3 m larutan asam nitrit


  1. Dalam 500 g air terlarut 15 g urea (mr = 60). Jika Kf= 1,86, maka titik beku larutan adalah ….
  2. -0,465oC
  3. -0,930oC
  4. +0,645oC
  5. +0,930oC
  6. +1,860oC


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Bila diketahui titik beku asam asetat adalah 16,6 oC dan penurunan titik beku molalnya adalah 3,6 oC/m maka titik beku larutan 12,8 g belerang (S8; Ar S = 32) dalam 100 g asetat adalah ….
  2. 4,7oC
  3. 2,3oC
  4. 1,8oC
  5. 14,8oC
  6. 14,0oC


  1. Sebanyak 6,56 g metanol (mr = 156) dilarutkan dalam 100 g sikloheksana. Larutan membeku pada suhu -1,95o Jika titik beku sikloheksana 6,5 oC, maka tetapan penurunan titik beku molal sikloheksana adalah ….
  2. 5,6
  3. 6,5
  4. 12,1
  5. 17,9
  6. 20,1


  1. Bila titik beku larutan glukosa 0,1 m dalam air adalah -1,9 oC, maka titik beku larutan CaCl2 0,1 m adalah ….
  2. -0,8
  3. -1,98
  4. -3,8
  5. -5,7
  6. -7,6


  1. Suatu zat non elektrolit mr = 40 sebanyak 30 g dilarutkan dalam 900 g air ternyata membeku pada suhu -1,55 o Agar diperoleh larutan dengan penurunan titik beku dua kali lebih kecil dari larutan pertama, zat tersebut harus dilarutkan dalam 1,2 kg air sebanyak ….
  2. 10 g
  3. 15 g
  4. 20 g
  5. 45 g
  6. 80 g


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Soal Pilihan Ganda 2

---------------------------------------------------------------------------

  1. Suatu larutan tersusun dari 2 mol urea dalam 3 mol air, maka fraksi mol urea dalam larutan tersebut adalah ....
  2. 2/3 D. 3/5
  3. 3/2 E. 1
  4. 2/5


  1. Pengertian yang tepat tentang kemolaran adalah banyaknya zat terlarut tiap ....
  2. liter larutan
  3. 1.000 gram pelarut
  4. liter pelarut
  5. 1.000 gram air
  6. 1.000 gram larutan


  1. Semua sifat berikut tergolong sifat koligatif larutan, kecuali ....
  2. penurunan tekanan uap d. tekanan osmosis
  3. kenaikan titik didih                e. kepekatan larutan
  4. penurunan titik beku


  1. Jika tekanan uap pelarut murni adalah P°, tekanan uap larutan adalah P, penurunan tekanan uap larutan ∆P, dan fraksi mol pelarut Xp, serta fraksi mol terlarut Xt, maka hubungan yang benar adalah ....
  2. Xp P° d. ∆Xt P°
  3. Xt P° e. ∆= (Xp – Xt)P°
  4. Xp P°


  1. Sebanyak 100 gram sukrosa (Mr = 342) dilarutkan dalam 500 gram air pada suhu 25 °C mempunyai tekanan uap ... (tekanan uap air jenuh = 23,76 mmHg).
  2. 0,247 mmHg d. 24 mmHg
  3. 23,513 mmHg e. 25 mmHg
  4. 23,76 mmHg


  1. Sebanyak 20 gram senyawa berikut dalam 100 gram air yang mempunyai tekanan uap terbesar adalah ....
  2. metanol (Mr = 32)
  3. glukosa (Mr = 180)
  4. etanol (Mr = 46)
  5. sukrosa (Mr = 342)
  6. urea (Mr = 60)


  1. Sebanyak 450 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 2 kg air (Kb = 0,52) akan mendidih pada suhu ... °C.
  2. 0,65 d. 100,65
  3. 100 e. 100,75
  4. 100,325


  1. 35,5 gram belerang kristal (Mr = 256) diarutkan dalam 100 gram karbon disulfida (Tb = 46,23 °C, Kb = 2,35) mempunyai titik didih ... °C.
  2. 100 d. 46,23
  3. 75,25 e. 3,25
  4. 49,48


  1. Suatu larutan elektrolit kuat dengan konsentrasi 0,25 m membeku pada suhu -0,93 °C (Kf air = 1,86). Jumlah ion yang dimiliki elektrolit tersebut adalah ....
  2. 1 d. 4
  3. 2 e. 5
  4. 3


  1. Sebanyak 4 gram zat nonelektrolit dilarutkan dalam 100 gram air ternyata mendidih pada suhu 100,347 °C, maka massa molar zat tersebut adalah ....
  2. 30 d. 120
  3. 60 e. 180
  4. 90


  1. Agar 200 kg air tidak membeku pada suhu -0,37° C (Kf air = 1,85), maka ke dalam air tersebut harus dilarutkan NaCl sebanyak .... (Ar Na = 23, Cl = 35,5)
  2. 0,585 gram d. 11,70 gram
  3. 1,170 gram e. 58,5 gram
  4. 5,85 gram


  1. Sebanyak 4 gram MgCl2 dilarutkan dalam 2 kg arir (Kb = 0,52) bila larutan mendidih pada suhu 100,032° C (Ar Mg = 24, Cl = 35,5) derajat ionisasi MgCl2 adalah ....
  2. 0,1 d. 0,9
  3. 0,5 e. 1
  4. 0,6


  1. Larutan berikut ini yang memiliki tekanan osmosis paling rendah adalah ....
  2. CO(NH2)2 0,15M d. AlCl3 0,25 M
  3. C6H12O6 0,25 M e. Na2(SO4)3 0,5 M
  4. NaCl 0,5 M


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Sebanyak 1,17 gram NaCl (ArNa = 23, cl = 35,5) dilarutkan dalam air sampai volume 500 ml, pada suhu 27° C. Tekanan osmosis larutan yang terjadi sebesar ....
  2. 0,394 atm d. 19,68 atm
  3. 1,968 atm e. 39,36 atm
  4. 3,936 atm


  1. Sebanyak 17,1 gram gula tebu, C12H22O11 dilarutkan dalam 500 cm3 air. Bila AC = 12; O = 16; dan H = 1, maka kemolaran dari larutan gula tersebut adalah ....
  2. 0,05 m d. 0,5 m
  3. 0,01 m e. 0,2 m
  4. 0,1 m


  1. Sepuluh gram urea CO(NH2)2 dilarutkan dalam 90 mL air. Bila tekanan uap jenuh air pada suhu 25 °C adalah 62 cmHg, maka tekanan uap larutan urea tersebut adalah ....
  2. 2 cmHg d. 60 cmHg
  3. 30 cmHg e. 64 cmHg
  4. 31 cmHg


  1. Dua puluh gram zat X (nonelektrolit) dilarutkan dalam 360 ml air, ternyata tekanan uapnya sebesar 40 cmHg. Bila tekanan uap air pada suhu tersebut 40,2 cmHg, maka massa rumus zat X tersebut adalah ....
  2. 60 d. 240
  3. 120 e. 342
  4. 200


  1. Zat berikut yang memiliki titik beku larutan paling rendah adalah ....
  2. C12H22O11 0,5 M d. NaCl 0,3 M
  3. Cu(NO3)2 0,2 M e. KCl 0,2 M
  4. CO(NH2)2 0,8 M


  1. Agar 500 gram air tidak membeku pada suhu –5,4 °C (Kf = 1,8 °C/m), maka paling sedikit ditambahkan NaCl sebanyak ....
  2. 14,6 gram d. 58,5 gram
  3. 29,3 gram e. 87,8 gram
  4. 43,9 gram


  1. Larutan berikut yang isotonik dengan larutan yang mengandung 6 gram urea (Mr = 60) dalam 500 ml larutan adalah ....
  2. C6H12O6 0,1 M
  3. C12H22O11 0,1 M
  4. NaCl 0,1 M
  5. CH3COOH 0,1 M
  6. BaCl2 0,1 M


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Fraksi mol larutan urea dalam air = 0,4. Tekanan uap jenuh air pada suhu 20 °C sebesar 18 mmHg. Tekanan uap jenuh larutan pada suhu itu adalah ....
  2. 7,2 mmHg
  3. 25,2 mmHg
  4. 10,8 mmHg
  5. 36 mmHg
  6. 18,4 mmHg


  1. Zat X sebanyak 15 gram dilarutkan dalam 90 gram air. Larutan ini mempunyai tekanan uap jenuh 28,85 mmHg. Pada suhu yang sama, air murni mempunyai tekanan uap jenuh 30 mmHg. Massa molekul relatif (Mr) dari zat X adalah ....
  2. 30 d. 90
  3. 60 e. 150
  4. 75


  1. Urea {CO(NH2)2} yang massanya 15 gram dilarutkan dalam 250 gram air (Ar H = 1, C = 12, O = 16, dan N = 14). Bila tetapan penurunan titik beku molal air (Kb) = 1,86 °C/m, maka titik beku larutan tersebut adalah ....
  2. 0,23 °C d. –0,46 °C
  3. 0,46 °C e. –1,86 °C
  4. –0,32 °C




Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid





  1. Jika 5 gram dari masing-masing zat di bawah ini dilarutkan dalam 1 kg air, zat yang akan memberikan larutan dengan titik beku paling rendah adalah ....

(Ar C = 12; O = 16; H = 1)

  1. metanol (CH3OH)
  2. glukosa (C6H12O6)
  3. etanol (C2H5OH)
  4. sukrosa (C12H22O11)
  5. gliserol (C3H6O3)


  1. Larutan yang mempunyai tekanan osmosis paling tinggi adalah ....
  2. C2H5OH 0,01 M d. BaSO4 0,01 M
  3. Na2SO4 0,01 M e. K3PO4 0,01 M
  4. NaCl 0,01 M


  1. Berikut ini larutan yang diharapkan mempunyai titik didih paling tinggi adalah ....
  2. CO(NH2)2 0,6 M d. Ba(NO3)2 0,3 M
  3. NaCl 0,4 M e. K2SO4 0,2 M
  4. C6H12O6 0,8 M


  1. Tekanan uap air jenuh pada suhu 29 °C adalah 30 mmHg. Pada suhu yang sama, tekanan uap jenuh larutan 30 gram urea (Mr = 60) dalam 81 gram air (Mr = 18) adalah ....
  2. 3 mmHg d. 33 mmHg
  3. 6 mmHg e. 27 mmHg
  4. 24 mmHg


  1. Glikol (Mr = 62) digunakan sebagai antibeku dalam air pendingin radiator kendaraan bermotor daerah beriklim dingin. Supaya cairan pendingin tidak membeku pada –10 °C, maka ke dalam 1 liter air harus ditambahkan glikol setidaknya sebanyak ... (Kf air = 1,8).
  2. 690 gram            d. 115 gram
  3. 344 gram e. 86 gram
  4. 172,5 gram


  1. Suatu pelarut murni mempunyai ....
  2. titik beku lebih rendah daripada larutannya
  3. titik didih lebih tinggi daripada larutannya
  4. tekanan uap jenuh lebih tinggi daripada larutannya
  5. tekanan osmotik lebih besar daripada larutannya
  6. perbedaan 100 °C antara titik beku dan titik didih



Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Di antara larutan berikut ini pada konsentrasi yang sama, yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah ....
  2. urea
  3. natrium klorida
  4. asam cuka
  5. gula
  6. kalsium klorida


  1. Kelarutan CaCl2 dalam air pada 0 °C sekitar 5,4 molal. Jika Kf = 1,86 °C/m, maka penurunan titik beku larutan CaCl2 0,54 molal adalah ....
  2. 1,0 °C d. 3,0 °C
  3. 2,0 °C e. 5,0 °C
  4. 2,7 °C


  1. Tiga gram zat nonelektrolit dalam 250 gram air mempunyai penurunan titik beku setengah dari penurunan titik beku 5,85 gram garam dapur (Mr = 58,5) dalam 500 gram air. Maka massa molekul relatif dari zat nonelektrolit adalah ....
  2. 45 d. 120
  3. 60 e. 342
  4. 76


  1. Pada pembuatan sirop, kekentalan diukur dengan mengamati titik didihnya. Penelitian menunjukkan bahwa sirop yang baik harus mendidih pada suhu 104 °C (Kb air = 0,5 °C/m). Jika sirop itu memakai gula pentosa (Mr = 150), maka konsentrasi gula dalam sirop adalah ....
  2. 30%                        d. 54,5%
  3. 45% e. 60%
  4. 50%


  1. Suatu larutan urea dalam air mempunyai penurunan titik beku 0,372 °C. Bila Kf air = 1,86 °C/m dan Kb = 0,52 °C/m, maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut adalah ....
  2. 0,026 °C d. 1,04 °C
  3. 0,104 °C e. 2,6 °C
  4. 0,892 °C


  1. Tiga gram zat X yang dilarutkan dalam 100 gram benzene menghasilkan kenaikan titik didih sebesar 0,54 °C. Bila diketahui kenaikan titik didih molal benzena = 2,7 °C, maka massa molekul relatif (Mr) dari zat X adalah ....
  2. 15
  3. 30
  4. 60
  5. 120
  6. 150


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Larutan yang mengandung 20 gram zat nonelektrolit dalam 1 liter air (massa jenis air = 1 g/ml) ternyata mendidih pada suhu 100,052 °C. Bila Kb = 0,52 °C/m, maka Mr zat nonelektrolit tersebut adalah ....
  2. 20
  3. 40
  4. 60
  5. 180
  6. 200


  1. Larutan yang mengandung 20 gram zat nonelektrolit dalam 1 liter air (massa jenis air 1g/mL) mendidih pada suhu 100,52 °C. Jika Kb air = 0,52 °C, maka Mr zat nonelektrolit tersebut adalah … .
  2. 20 d. 150
  3. 40 e. 200
  4. 100


  1. Penambahan 5,4 gram suatu zat nonelektrolit ke dalam 300 gram air ternyata menurunkan titik beku sebesar 0,24 °C. Jika Kf air = 1,86 °C, maka Mr zat tersebut adalah … .
  2. 8,04 d. 108,56
  3. 12,56 e. 139,50
  4. 60,96


  1. Sebanyak 500 mL larutan yang mengandung 17,1 gram zat nonelektrolit pada suhu 27 °C mempunyai tekanan osmotik 2,46 atm.

Jika = 0,082 L.atm.mol–1K–1, maka Mr zat nonelektrolit tersebut adalah ... .

  1. 90 d. 278
  2. 150 e. 342
  3. 207


  1. Sebanyak 60 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam 72 gram air (Mr = 18). Jika tekanan uap pelarut murni pada suhu 20 °C adalah 22,5 mmHg, maka tekanan uap larutan pada suhu tersebut adalah … .
  2. 4,5 mmHg d. 22,5 mmHg
  3. 9,0 mmHg e. 29 mmHg
  4. 18 mmHg


  1. Urea seberat 2,4 gram dilarutkan ke dalam air sampai volume 250 cm3 pada suhu 27 °C (Mr urea = 60 dan = 0,082 L.atm.mol–1.K–1 ). Tekanan osmotik larutan tersebut adalah … .
  2. 3,936 atm
  3. 4,418 atm
  4. 7,872 atm
  5. 15,774 atm
  6. 39,360 atm
  7. Di antara kelima larutan di bawah ini, yang titik bekunya paling tinggi adalah larutan … .
  8. Na2CO3 0,3 M
  9. CH3COOH 0,5 M
  10. glukosa 0,8 M
  11. Mg(NO3)2 0,2 M
  12. CuSO4 0,2 M

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Di antara larutan 0,01 di bawah ini, yang mempunyai tekanan osmotik palingtinggi adalah … .
  2. NaCl
  3. C12H22O11
  4. BaCl2
  5. CO(NH2)2
  6. [Cr(NH3)4Cl2]Cl


  1. Untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100,1 °C pada tekanan 1 atm (Kb = 0,50), maka jumlah gula (Mr = 342) yang harus dilarutkan adalah … .
  2. 684 gram
  3. 171 gram
  4. 86 gram
  5. 17,1 gram
  6. 342 gram


  1. Suatu larutan diperoleh dari melarutkan 6 gram urea (Mr = 60) dalam 1 liter air. Larutan yang lain diperoleh dari melarutkan 18 gram glukosa (Mr = 180) dalam 1 liter air. Pada suhu yang sama, tekanan osmotik larutan pertama dibandingkan terhadap larutan kedua adalah ... .
  2. sepertiga larutan kedua
  3. tiga kali larutan kedua
  4. dua pertiga kali larutan kedua
  5. sama seperti larutan kedua
  6. tiga perdua kali larutan kedua


  1. Suatu zat nonelektrolit (Mr = 40) sebanyak 30 gram dilarutkan dalam 900 gram air, penurunan titik beku larutan ini adalah –1,550 °C. Massa zat tersebut yang harus ditambahkan ke dalam 1,2 kg air agar diperoleh larutan dengan penurunan titik beku yang setengahnya dari penurunan titik beku di atas adalah ... .
  2. 10 gram
  3. 15 gram
  4. 20 gram
  5. 45 gram
  6. 80 gram




Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Suatu larutan urea dalam air mempunyai penurunan titik beku 0,372 °C. Bila Kf molal air = 1,86 °C dan Kb molal air = 0,52 °C, maka kenaikan titik didih larutan urea tersebut adalah …
  2. 2,60 °C
  3. 1,04 °C
  4. 0,892 °C
  5. 0,104 °C
  6. 0,026 °C


  1. Dalam 25 gram air dilarutkan 3 gram urea, CO(NH2)2. Jika Kf air = 1,86 °C dan Ar N = 14, C = 12, O = 16, H = 1, maka titik beku larutan urea tersebut jika titik beku air 0 °C ... .
  2. –5,6 °C
  3. –3,72 °C
  4. –1,86 °C
  5. –0,9 °C
  6. –0,36 °C


  1. Jika 10 gram zat di bawah ini dilarutkan dalam 1 kg air, maka zat yang akan memberikan larutan dengan titik beku paling rendah adalah ... .
  2. etanol, C2H5OH
  3. gliserin, C3H8O3
  4. glukosa, C6H12O6
  5. metanol, CH3OH
  6. semua zat tersebut memberikan efek yang sama.


  1. Kenaikan titik didih molal air = 0,5 °C. Jika 1 gram H2SO4 dilarutkan dalam 1.000 gram air dan dipanaskan, maka akan mendidih pada suhu … .
  2. 100 °C
  3. 100,5 °C
  4. 101 °C
  5. 101,5 °C
  6. 102 °C


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



Soal Pilihan Ganda 3

---------------------------------------------------------------------------

  1. Disajikan beberapa sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari berikut.
    Penggunaan cairan tetes mata
  2. Penggunaan garam dapur untuk membunuh lintah
  3. Penggunaan garam dapur dalam pembuatan es putar
  4. Penggunaan garam dapur untuk mencairkan salju
  5. Pembuatan kolam apung

Penerapan sifat koligatif larutan yang berhubungan dengan penurunan titik beku larutan ditunjukkan oleh angka ….
A. 1) dan 2)
B. 1) dan 5)
C. 2) dan 4)
D. 3) dan 4)
E. 4) dan 5)


  1. Berikut merupakan sifat koligatif larutan, kecuali…
    Penurunan titik beku
    B. Penurunan tekanan uap
    C. Kenaikan titik didih
    D. Penurunan tegangan permukaan
    E. Tekanan osmotik


  1. Penurunan tekanan uap jenuh larutan sebanding dengan…
    Fraksi mol zat terlarut
    B. Fraksi mol pelarut
    C. Molaritas larutan
    D. Molalitas larutan
    E. Kadar zat dalam larutan


  1. Berikut ini beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari.
    Penyerapan air oleh akar tanaman
    2. Penambahan garam dalam pembuatan es putar
    3. Penambahan garam untuk mencairkan salju
    4. Penggunaan garam untuk membunuh lintah
    5. Menambahkan etilen glikol pada radiator mobil

Penerapan tekanan osmotik terdapat pada peristiwa ….
A. 1) dan 3)
B. 1) dan 4)
C. 2) dan 3)
D. 2) dan 5)
E. 4) dan 5)


  1. Suatu pelarut murni mempunyai…
  2. Titik didih lebih tinggi dari larutannya pada tekanan yang sama
  3. Titik beku lebih rendah dari larutannya pada tekanan yang sama
  4. Tekanan osmotik lebih besar dari larutannya pada suhu yang sama
  5. Tekanan uap jenuh lebih tinggi dari larutannya pada suhu yang sama
  6. Perbedaan 100 oC antara titik beku dan titik didih


  1. Larutan propanol (Mr = 60) memiliki kadar 8%. Berapakah penurunan titik beku larutan, jika diketahui Kf air = 1,86?
    12 derajat C.
    B. 8,32 derajat C.
    C. 4,2 derajat C.
    D. 2,7 derajat C.
    E. 2,48 derajat C.

 

  1. Berapakah massa garam dapur yang harus ditambahkan dalam 5 liter air, agar tidak membeku pada suhu –5 C? (Diketahui Mr garam dapur = 58,5 dan Kf = 1,86.)
    714,5 gram.
    B. 786,3 gram.
    C. 393, 2 gram.
    D. 292,5 gram.
    E. 31,5 gram.


  1. Larutan urea memiliki tekanan osmosis 0,041 atm pada suhu 25 °C. Berapakah molaritas larutan tersebut?
    0,0013 molar.
    B. 0,0014 molar.
    C. 0,0015 molar.
    D. 0,0016 molar.
    E. 0,0017 molar.

 

  1. Tekanan osmosis dari 750 ml larutan yang mengandung 8,55 gram gula (Mr = 342) pada suhu 27 °C adalah … atm. (R = 0,082 L atm/mol K)
    0,0738
    B. 0,03731
    C. 0,41
    D. 0,7462
    E. 0,82

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Pada konsentrasi yang sama, larutan-larutan berikut yang memiliki tekanan osmosis paling tinggi adalah ….
    CH3COOH
    B. Ca(OH)2
    C. C2H5OH
    D. (NH2)2CO
    E. (NH4)2CO3


  1. Jika garam NH4Cl dilarutkan dalam air, maka akan terbentuk larutan yang….
  2. titik didih pelarutnya lebih tinggi daripada titik didih larutannya
  3. titik beku pelarutnya lebih rendah daripada titik beku larutannya
  4. tekanan uap jenuh pelarut murninya lebih rendah daripada tekanan uap jenuh larutannya
  5. tekanan osmotik pelarutnya lebih tinggi daripada tekanan osmotik larutannya
  6. pH pelarutnya lebih besar daripada pH larutannya


  1. Harga i untuk larutan elektrolit terner adalah ….
    i = [1+ α ]
    B. i = [1+ 2 α ]
    C. i = [1+ 3 α]
    D. i = [1+ 4 α]
    E. i = [1+ 5 α]


  1. 2 gram senyawa MgSO4 dilarutkan dalam 200 gram air. Setelah dipanaskan, larutan MgSO4 mendidih pada suhu 100,056 °C. Jika diketahui Kb air = 0,52, maka derajat ionisasi larutan tersebut adalah ….
    0,09
    B. 0,12
    C. 0,14
    D. 0,29
    E. 0,36


  1. Senyawa H2SO4 sebanyak 4 gram dilarutkan dalam 200 gram air. Jika diketahui Kf air = 1,8 dan derajat ionisasi larutan = 0,8, maka penurunan titik beku larutan adalah … °C.
    0,64
    B. 0,76
    C. 0,96
    D. 1,13
    E. 1,22


  1. Pada suhu 26 °C, senyawa NaCl 0,01 molar memiliki derajat ionisasi 0,6. Tekanan osmosis larutan tersebut adalah … atm.
    0,025
    B. 0,034
    C. 0,046
    D. 0,059
    E. 0,067

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Materi dan Soal - SISTEM KOLOID

Materi dan Soal Kimia SMA

Dapatkan Materi dan Soal-soal dari TK SD SMP dan SMA di Aplikasi Kami, Download disini

Berikut Link Soal dan Materi Kimia SMA

 

 

 Download Lebih Mudah di Aplikasi

Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid

SISTEM KOLOID


  1. Perbedaan Larutan, Koloid dan Suspensi

Larutan

(Dispersi Molekuler)

Koloid

(Dispersi Koloid)

Suspensi

(Dispersi Kasar)

1)   Homogen, tak dapat dibedakan walaupun menggunakan mikroskop ultra

2)   Semua partikel berdimensi (panjang, lebar, atau tebal) kurang dari 1 nm


3)   Satu fasa

4)   Stabil

5)   Tidak dapat disaring



Contoh:

larutan gula, larutan garam, spiritus, alkohol 70%, larutan cuka, air laut, udara yang bersih, dan bensin

1)   Secara makroskopis bersifat homogen, tetapi heterogen jika diamati dengan mikroskop ultra

2)   Partikel berdimensi antara 1 nm sampai 100 nm


3)   Dua fasa

4)   Pada umumnya stabil

5)   Tidak dapat disaring, kecuali dengan penyaringan ultra


Contoh:

sabun, susu, santan, jeli, selai, mentega, dan mayones

1)   Heterogen




2)   Salah satu atau semua dimensi partikelnya lebih besar dari 100 nm

3)   Dua fasa

4)   Tidak stabil

5)   Dapat disaring



Contoh:

air sungai yang keruh, campuran air

dengan pasir, campuran kopi dengan

air, dan campuran minyak

dengan air

 

  1. Jenis-jenis Koloid

Fase

terdispersi

Medium pendispersiNama jenis koloidContoh

Padat

Cair

Gas

Padat

Cair

Gas

Padat

Cair

Padat

Padat

Padat

Cair

Cair

Cair

Gas

Gas

Sol padat

Emulsi padat

Busa padat

Sol, gel

Emulsi

Busa

Aerosol padat

Aerosol cair

Gelas berwarna, mutiara

Keju, mentega

Batu apung, karet busa

Cat, jelli, sol belerang, tinta.

Susu, mayonase, santan

Buih sabun, krim kocok

Asap, debu di udara

Awan, kabut.


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Sifat-sifat Sistem Koloid

 

  1. Efek Tyndall

Yaitu terhamburnya cahaya oleh partikel koloid.

Contoh:

  1. Sorot lampu proyektor dalam gedung bioskop yang berasap dan berdebu
  2. Sorot lampu mobil pada malam yang berkabut
  3. Berkas sinar matahari melalui celah daun pohon-pohon pada pagi hari yang berkabut.


  1. Gerak Brown

Yaitu gerak zig-zag partikel koloid


  1. Muatan Koloid
  2. Elektroforesis

         Elektroforesis adalah pergerakan partikel koloid dalam medan listrik. Koloid bermuatan negatif akan bergerak ke anode (elektrode positif), sedangkan koloid yang bermuatan positif bergerak ke katode (elektrode negatif).

  1. Adsorpsi

Adalah kemampuan partikel koloid menyerap ion atau muatan listrik pada permukaannya.

Sifat adsorpsi koloid ini telah dipergunakan dalam bidang lain, misalnya pada proses pemurnian gula tebu, pembuatan obat norit, dan proses penjernihan air minum.

  1. Koagulasi

Koagulasi atau penggumpalan koloid terjadi apabila muatan suatu koloid dilucuti, sehingga kestabilan koloid tersebut akan berkurang. Pelucutan muatan koloid dapat terjadi pada sel elektroforesis atau jika elektrolit ditambahkan ke dalam sistem koloid.

Contoh:

  1. Pembentukan delta di muara sungai terjadi karena koloid tanah liat (lempung) dalam air sungai mengalami koagulasi ketika bercampur dengan elektrolit dalam air laut.
  2. Karet dalam lateks digumpalkan dengan menambahkan asam format.


  1. Koloid Pelindung

Yaitu koloid lain yang ditambahkan untuk menstabilkan suatu koloid karena koloid pelindung ini akan membungkus partikel zat terdispersi, sehingga tidak dapat lagi mengelompok.

Contoh:

Pada pembuatan es krim digunakan gelatin untuk mencegah pembentukan kristal besar es atau gula.


  1. Dialisis

Yaitu suatu proses untuk menghilangkan ion-ion pengganggu yang dapat mengganggu kestabilan koloid.


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Koloid Liofil dan Koloid Liofob

Liofil berarti suka cairan sehingga terdapat gaya tarik-menarik yang cukup besar antara zat terdispersi dengan mediumnya, sedangkan Liofob berarti tidak suka cairan sehingga gaya tarik-menarik tersebut tidak ada atau sangat lemah.

Contoh:

  • Koloid hidrofil: sabun, detergen, agar-agar, kanji, dan gelatin.
  • Koloid hidrofob: sol belerang, sol Fe(OH)3, sol-sol sulfida, dan sol-sol logam.


Koloid liofil/hidrofil lebih mantap dan lebih kental daripada koloid liofob/hidrofob.

Butir-butir koloid liofil/hidrofil membungkus diri dengan cairan/air mediumnya (solvatasi/hidratasi), tetapi tidak terjadi pada koloid liofob/hidrofob. Koloid liofob/hidrofob mendapat kestabilan karena mengadsorpsi ion atau muatan listrik


  1. Pembuatan Sistem Koloid
  2. Cara Kondensasi

Mengubah partikel larutan sejati (molekul atau ion) menjadi partikel koloid.

  • Reaksi Redoks

Pembuatan sol belerang dari reaksi antara hidrogen sulfida (H2S) dengan belerang dioksida (SO2)

2 H2S(g) + SO2(aq) à 2 H2O(l) + 3 S (koloid)

  • Hidrolisis

Pembuatan sol Fe(OH)3 dari hidrolisis FeCl3

FeCl3(aq) + 3 H2O(l) à Fe(OH)3 (koloid) + 3 HCl(aq)

  • Dekomposisi Rangkap

Sol As2S3 dapat dibuat dari reaksi antara larutan H3AsO3 dengan larutan H2S.

2 H3AsO3(aq) + 3 H2S(aq) à As2S3(koloid) + 6 H2O(l)

  • Penggantian Pelarut

Apabila larutan jenuh kalsium asetat dicampur dengan alkohol, maka akan terbentuk suatu koloid berupa gel.


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Cara Dispersi

Partikel kasar dipecah menjadi partikel koloid.

  • Cara Mekanik

                   Contoh:

Sol belerang dapat dibuat dengan menggerus serbuk belerang bersama-sama dengan suatu zat inert (seperti gula pasir), kemudian mencampur serbuk halus itu dengan air.

  • Cara Peptisasi

           Peptisasi adalah cara pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah).

                   Contoh:

Agar-agar dipeptisasi oleh air, nitroselulosa oleh aseton, karet oleh bensin, dan lain-lain. Endapan NiS dipeptisasi oleh H2S dan endapan Al(OH)3 oleh AlCl3.


  • Cara Busur Bredig

Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam. Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elektrode yang dicelupkan dalam medium dispersi, kemudian diberi loncatan listrik di antara kedua ujungnya. Mula-mula atom-atom logam akan terlempar ke dalam air, lalu atom-atom tersebut mengalami kondensasi, sehingga membentuk partikel koloid. Jadi, cara busur ini merupakan gabungan cara dispersi dan cara kondensasi.


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


---------------------------------------------------------------------------

Soal Pemahaman Konsep

---------------------------------------------------------------------------


  1. Sebutkan perbedaan koloid, suspensi, dan larutan ditinjau dari:
  2. ukuran partikelnya
  3. fasa setelah dicampur
  4. kestabilan
  5. kemampuan melewati kertas saring


  1. Jelaskan yang dimaksud dengan macam-macam koloid berikut serta berikan masing-masing contoh dari:
  2. aerosol d. sol
  3. emulsi e. gel
  4. buih


  1. Sebutkan fasa terdispersi dan medium untuk membuat agar-agar!


  1. Sebutkan fasa terdispersi dan medium dari:
  2. intan d. kabut
  3. asap e. karet busa
  4. santan


  1. Jelaskan yang dimaksud dengan efek Tyndall dan sebutkan contoh efek Tyndall dalam kehidupan sehari-hari!


  1. Jelaskan proses terjadinya muatan koloid!


  1. Sebutkan manfaat koloid adsorpsi dalam kehidupan sehari-hari!


  1. Sebutkan sifat koloid yang dimanfaatkan dalam penjernihan air!


  1. Apakah manfaat tawas dan kaporit dalam penjernihan air?


  1. Apakah yang dimaksud dengan emulgator? Sebutkan contoh manfaat emulgator dalam kehidupan sehari-hari!


  1. Sebutkan dasar kerja pesawat Cottrel dan sebutkan manfaatnya!
  2. Apakah yang dimaksud dengan dialisis?


  1. Sebutkan manfaat dialisis!


  1. Jelaskan perbedaan koloid liofil dengan koloid liofob!


  1. Jelaskan cara kerja sabun!


  1. Apakah fungsi zat pembasah pada sabun?


  1. Bagaimana prinsip kerja pembuatan koloid dengan cara:
  2. kondensasi
  3. dispersi


  1. Sebutkan contoh pembuatan koloid dengan reaksi redoks!


  1. Jelaskan pembuatan sol belerang dengan cara kondensasi dan dispersi!


  1. Sebutkan cara pembuatan koloid dengan cara busur Bredig!


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



Soal Pilihan Ganda 1

---------------------------------------------------------------------------


  1. Yang termasuk koloid padat dalam gas adalah ….
  2. Embun d. buih
  3. Asap e. batu apung
  4. Kabut


  1. Salah satu langkah pada proses penjernihan air PAM adalah proses .…
  2. Dispersi d. Emulsi
  3. Kondensasi e. Dialisa
  4. Koagulasi


  1. Salah satu contoh koloid yang tergolong sol liofil .…
  2. Selai d. Embun
  3. Buih e. Batu apung
  4. Asap


  1. Emulsi merupakan sistem koloid yang fase terdispersi dan medium pendispersinya adalah ….
  2. Gas – gas d. gas – cair
  3. Cair – padat e. cair – cair
  4. Cair – gas


  1. Sistem berikut tergolong emulsi, kecuali … .
  2. santan d. mayones
  3. minyak ikan e. alkohol 70%
  4. air susu


  1. Penghamburan berkas sinar di dalam sistem koloid disebut … .
  2. gerak Brown d. elektroforesis
  3. efek Tyndall e. osmose
  4. koagulasi


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Gerak Brown terjadi karena … .
  2. gaya gravitasi
  3. tolak-menolak antara partikel koloid yang bermuatan sama
  4. tarik-menarik antara partikel koloid yang berbeda muatan
  5. tumbukan antara partikel koloid
  6. tumbukan molekul medium dengan partikel koloid


  1. Partikel koloid bermuatan listrik karena … .
  2. adsorpsi ion-ion oleh partikel koloid
  3. absorpsi ion-ion oleh partikel koloid
  4. partikel koloid mengalami ionisasi
  5. pelepasan elektron oleh partikel koloid
  6. partikel koloid mengalami ionisasi



  1. Aluminium hidroksida membentuk sol bermuatan positif dalam air. Di antara elektrolit berikut, yang paling efektif untuk menggumpalkan koloid adalah ... .
  2. NaCl d. Na3PO4
  3. Fe2(SO4)3 e. Na2SO4
  4. BaCl2


  1. Kelebihan elektrolit dalam suatu dispersi koloid biasanya dihilangkan dengan cara ... .
  2. elektrolisis d. dekantasi
  3. elektroforesis e. presipitasi
  4. dialisis


  1. Peristiwa koagulasi dapat ditemukan pada peristiwa … .
  2. pembuatan agar-agar
  3. terjadinya berkas sinar
  4. pembuatan cat
  5. pembuatan air susu
  6. terjadinya delta di muara sungai


  1. Sistem koloid yang partikel-partikelnya tidak menarik molekul pelarutnya disebut… .
  2. liofil d. elektrofil
  3. dialisis e. liofob
  4. hidrofil


  1. Zat-zat yang tergolong sol liofil adalah … .
  2. belerang, agar-agar, dan mentega
  3. batu apung, awan, dan sabun
  4. susu, kaca, dan mutiara
  5. minyak tanah, asap, dan debu
  6. lem karet, lem kanji, dan busa sabun


  1. Yang termasuk koloid hidrofob adalah … .
  2. amilum dalam air
  3. lemak dalam air
  4. protein dalam air
  5. agar-agar dalam air
  6. karbon dalam air


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Gejala atau proses yang paling tidak ada kaitan dengan sistem koloid adalah ... .
  2. efek Tyndall d. emulsi
  3. dialisis e. elektrolisis
  4. koagulasi


  1. Dibandingkan dengan sol liofil, maka sol liofob … .
  2. lebih stabil
  3. lebih kental
  4. memberi efek Tyndall yang kurang jelas
  5. lebih mudah dikoagulasikan
  6. bersifat reversibel


  1. Cara pembuatan sistem koloid dengan jalan mengubah partikel-partikel kasar menjadi partikel-partikel koloid disebut cara … .
  2. dispersi d. hidrolisis
  3. kondensasi e. elektrolisis
  4. koagulasi


  1. Di antara beberapa percobaan pembuatan koloid:

1) larutan kalium asetat + alkohol

2) belerang + gula + air

3) susu + air

4) minyak + air

5) agar-agar yang dimasak

yang menunjukkan proses pembuatan gel ialah …

  1. 1 dan 5 d. 3 dan 4
  2. 1 dan 3 e. 2 dan 4
  3. 2 dan 5


  1. Pembuatan koloid berikut ini yang tidak tergolong cara kondensasi adalah … .
  2. pembuatan sol belerang dengan mengalirkan gas H2S ke dalam larutan SO2
  3. pembuatan sol emas dengan mereduksi suatu larutan garam emas
  4. pembuatan sol kanji dengan memanaskan suspensi amilum
  5. pembuatan sol Fe(OH)3 dengan hidrolisis larutan besi(III) klorida
  6. pembuatan sol As2S3 dengan mereaksikan larutan As2O3 dengan larutan H2S


  1. Larutan di bawah ini dalam air panas memperlihatkan efek Tyndall adalah ... .
  2. NaCl 0,1 d. FeCl3 0,1 M
  3. CaSO4 0,1 e. KMnO4 0,1 M
  4. AgNO3 0,1 M

 

  1. Fasa terdispersi dan medium pendispersi dari asap ….
  2. Cair dalam gas
  3. Padat dalam gas
  4. Gas dalam cair
  5. padat dalam padat
  6. gas dalam padat


  1. Kuningan adalah sistem koloid ….
  2. Zat padat dalam zat padat
  3. Zat padat dalam cairan
  4. Cairan dalam zat padat
  5. Zat padat dalam gas
  6. Gas dalam zat padat


  1. Sifat adsorpsi dari koloid dapat digunakan dalam hal-hal di bawah ini, kecuali .…
  2. Pemurnian gula
  3. Pengobatan sakit perut
  4. Pencucian dengan sabun
  5. Penggumpakan karet
  6. Penjernihan air


  1. Penghamburan cahaya oleh sistem koloid dikenal dengan ….
  2. Refleksi koloid d. Efek Tyndall
  3. Elektroforesis e. Dialisis
  4. Gerak Brown


  1. Koagulasi koloid dapat terjadi karena hal di bawah ini, kecuali ….
  2. Ditambahkan elektrolit
  3. Mencampurkan dua macam koloid
  4. Koloid dipanaskan
  5. Proses elektroforesis
  6. Dilakukan dialysis


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Proses dialisis terjadi karena ….
  2. Partikel koloid tidak dapat menembus selaput semipermeabel
  3. Partikel koloid dapat bermuatan listrik
  4. Partikel-partikel koloid bergerak lurus
  5. Adanya aliran air melalui dinding semipermeabel
  6. Muatan listrik tidak dapat menembus dinding semipermeabel


  1. Dibandingkan sol liofil maka sol liofob ….
  2. Lebih kental
  3. efek tyndall kurang jelas
  4. Lebih stabil
  5. lebih mudah dikoagulasikan
  6. Bersifat reversibel


  1. Alat Cottrel yang dipasang pada cerobong asap merupakan pemanfaatan dari proses .…
  2. Peptisasi d. Busur bredig
  3. Dialisia e. Kondensasi
  4. Elektroforesis


  1. Sifat asorpsi kolid dari koloid dimanfaatkan pada proses, kecuali .…
  2. Pengobatan sakit perut
  3. pemurnian gula
  4. Pemakaian deodorant
  5. penggumpalan karet
  6. Pencucian dengan sabun


  1. Minyak dan air dapat bercampur dengan baik apabila dikocok dengan sabun karena ....
  2. Berat jenis minyak dan air dibuat serupa oleh sabun
  3. Sabun memiliki daya pembersih yang kuat
  4. Buih sabun mengandung udara yang memisahkan minyak
  5. Sabun menurunkan tegangan permukaan
  6. Molekul sabun memiliki bagian polar dan non polar

 

Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


SOAL

---------------------------------------------------------------------------

  1. Partikel koloid bermuatan listrik karena…
  2. Proses penjernihan air  dengan menggunakan tawas merupakan penerapan sistem koloid..
  3. Sebutkan sifat sifat koloid!
  4. Apa yang di maksud dengan efek tyndall?
  5. Sebutkan keunggulan pemanfaatan bentuk koloid dalam industri kosmetik!

 

 

  1. Perhatikan beberapa sistem dispersi berikut!
  2. Gel
  3. Cat
  4. Sus
  5. Kanji


  1. Agar-agar

Sistem dispersi yang tergolong emulsi ditunjukkan oleh nomor ….

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5


  1. Berikut ini yang bukan merupakan sistem koloid adalah ….
    Lateks
    b. Air sadah
    c. Tinta
    d. Margarine
    e. Batu apung


  1. Buih adalah ….
    Zat padat terdispersi dalam zat cair
    b. Zat cair terdispersi dalam gas
    c. Gas terdispersi dalam zat padat
    d. Gas terdispersi dalam zat cair
    e. Zat cair terdispersi dalam zat cair


  1. Efek Tyndall terjadi katena partikel koloid ….
    Memancarkan cahaya
    b. Menyerap cahaya
    c. Meneruskan cahaya
    d. Menghamburkan cahaya
    e. Mempunyai gerak Brown


  1. Kelebihan elektrolit dalam suatu dispersi koloid biasanya dihilangkan dengan ….
    Elektrolisis
    b. Elektroforesis
    c. Dialisis
    d. Dekalisis
    e. Presipitasi


  1. Koagulasi koloid dapat terjadi jika :
    1) Koloid dipanaskan
    2) Mencampurkan dua macam koloid
    3) Ditambahkan zat elektrolit
    4) Partikel koloid didialisis
    Pernyataan yang benar adalah nomor ….
    1, 2, dan 3
    b. 1 dan 3
    c. 2 dan 4
    d. 4
    e. Semua benar


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Koloid berbeda dengan suspensi dalam hal berikut ini.
    Ukuran partikel
    2. Homogenitas sistem
    3. Kestabilan sistem
    4. Gerak partikel
    Pernyataan yang benar adalah ….
    a. 1, 2, 3
    b. 1 dan 3
    c. 2 dan 4
    d. 4
    e. Semua benar


  1. Efek penghamburan cahaya dari lampu mobil oleh partikel dalam kabut disebut ….
    Elektroforesis
    b. Tyndall
    c. Brown
    d. Dialisis
    e. Adsorpsi


  1. Sistem koloid yang dibentuk dengan mendispersikan partikel zat padat ke dalam zat cair disebut ….
    Gel
    b. Buih
    c. Emulsi
    d. Sol
    e. Aerosol


  1. Koloid As2S3¬ adalah koloid hidrofob yang bermuatan negatif. Dalam larutan yang paling baik untuk mengkoagulasikan koloid ini adalah ….
    Kalium fosfot
    b. Magnesium sulfat
    c. Barium nitrat
    d. Besi klorida
    e. Besi sulfat


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Contoh koloid yang merupakan sistem koloid padat di dalam gas adalah ….
    Kabut
    b. Embun
    c. Asap
    d. Buih
    e. Batu apung


  1. Perhatikan sifat-sifat berikut!
    Dapat mengadorpsi ion
    2. Menghamburkan cahaya
    3. Partikelnya selalu bergerak
    4. Dapat bermuatan listrik
    Yang merupakan sifat koloid yaitu ….
    a. 1, 2, dan 3
    b. 1 dan 3
    c. 2 dan 4
    d. 4
    e. Semua benar


  1. Berikut ini beberapa sifat koloid.
    Elektroforesis
    2. Efek Tyndall
    3. Koagulasi
    4. Gerak Brown
    5. Dialisis
    Proses penjernihan air menggunakan tawas merupakan penerapan sifat koloid nomor ….
    a. 1
    b. 2
    c. 3
    d. 4
    e. 5


  1. Buih adalah sistem disepersi pada ….
    Zat padat terdispersi dalam zat cair
    b. Zat cair terdispersi dalam gas
    c. Gas terdispersi dalam zat padat
    d. Gas terdispersi dalam zat padat
    e. Zat cair terdispersi dalam zat cair


  1. Pembuatan sol Fe(OH)2 dilakukan dengan cara ….
    Mekanik
    b. Peptisasi
    c. Dekomposisi rangkap
    d. Hidrolisis
    e. Reaksi redoks


  1. Cara pembuatan koloid molekul-molekul atau ion-ion menjadi partikel-partikel koloid disebut ….
    Cara kondensasi
    b. Cara dispersi
    c. Cara suspensi
    d. Cara koagulasi
    e. Cara mekanik
  2. Berikut ini beberapa fenomena sehari-hari yang menunjukkan sifat koloid dalam kehidupan.
    Proses cuci darah
    2. Kabut di pegunungan
    3. Pembentukan delta di muara sungai
    4. Pemutihan gula
    5. Proses kerja obat diare
    Sifat koagulasi dapat ditunjukkan dalam contoh kejadian nomor ….
    a. 1
    b. 2
    c. 3
    d. 4
    e. 5


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


  1. Du bawah ini yang termasuk koloid hidrofil adalah ….
    Susu
    b. Agar-agar
    c. Mayonaise
    d. Sol logam
    e. Sol sulfida


  1. Minyak kelapa dan air tidak dapat bercampur dan terjadi dua lapisan yang tidak saling melarutkan. Emulsi akan terjadi bila campuran dikocok dan ditambah dengan ….
    Air panas
    b. Es
    c. Air sabun
    d. Minyak tanah
    e. Larutan garam


  1. Perhatikan contoh berikut!
    Susu sapi
    2. Susu kedelai
    3. Air santan
    4. Lem kanji
    Yang merupakan koloid emulsi adalah ….
    a. 1, 2, dan 3
    b. 1 dan 3
    c. 2 dan 4
    d. 4
    e. Semua benar


  1. Koloid Fe(OH)3 akan terkoagulasi bila dicampur dengan koloid As2S3 karena ….
    Koloid As2S3 bersifat hidrofil
    b. Koloid As2S3 menyerap anion
    c. Kedua koloid berbeda muatan
    d. Kedua koloid bermuatan sama
    e. Koloid Fe(OH)3 bermuatan negatif


  1. Pemberian tawas pada air yang diolah untuk air minum berguna untuk ….
    Menjernihkan air
    b.   Menghilangkan bau air
    c.   Mencegah pencermaran
    d.   Memmatikan bakteri yang berbahaya
  2. Mencegah pengendapan dan pengenceran dalam air


  1. Beikut adalah beberapa percobaan.
    Gas H2S dilarutkan ke dalam larutan SO2.
  2. Larutan AuCl3 direaksikan denagn FeSO4 atau formaldehid.
  3. Ke dalam air panas ditambah beberapa mililiter larutan FeCl3.
  4. Mengalirkan gas H2S ke dalam larutan H3AsO3 yang sangat encer pada suhu rendah.
  5. Larutan kalsium asetat jenuh dicampur dengan etanol.

Percobaan yang menghasilkan gel adalah ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid



  1. Perhatikan tabel berikut!
NoTerdispersiPendispersiSistem koloid

1

2

3

4

5

Gas

Padat

Padat

Cair

Cair

Cair

Gas

Cair

Gas

Cair

Aerosol

Sol

Aerosol

Aerosol

Sol

Fase terdispersi, pendispersi, dan sistem koloid yang sesuai ditunjukkan oleh ….
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
e. 5


  1. Berikut adalah data dari beberapa larutan.
LarutanWarna larutanSetelah disaringBerkas cahaya

1

2

3

4

5

Cokelat

Biru

Kuning

Kuning

Cokelat

Keruh

Jernih

Agak keruh

Jernih

Jernih

Terlihat

Tak terlihat

Terlihat

Tak terlihat

Tak terlihat

Berdasarkan data tersebut yang tergolong dipersi koloid adalah ….

  1. 1 dan 2
  2. 1 dan 3
  3. 2 dan 4
  4. 3 dan 4
  5. 4 dan 5


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


Pembahasan

--------------------------------------------------------------------------

  1. Partikel koloid memiliki kempuan menyerap ion atau muatan listrik pada permukaanya. Oleh karena itu, partikel koloid menjadi bermuatan listrik. Penyerapan pada permukaan ini disebut adsorpsi ,jika penyerapan sampai kebawah permukaan ini disebut absorpsi.
  2. Proses penjernihan air dengan tawas merupakan penerapan sifat koloid, yaitu koagulasi. Tawas yang mengandung elektrolit Al2(SO4)3dapat menggumpalkan partikel koloid dalam air.
  3. dapat menyerap melalui permukaan (adsorpsi)

dapat menghamburkan cahaya (efek Tyndall)

dapat bergerak zig-zag (gerak Brown)

bermuatan (+) dan (–)

  1. Efek Tyndall adalah penghamburan cahaya oleh partikel koloid. Kita dapat membedakan koloid dan larutan dengan cara melewatkan seberkas cahaya pada sistem dispersi tersebut.

→  Mudah dibersihkan

→  Tidak merusak kulit dan rambut

→  Kemampuan adsorbsi koloid memudahkan penyerapan berbagai bahan yang berfungsi sebagai pewangi, pelembut, dan pewarna

→  Mengandung dua jenis bahan yanng tidak saling melarutkan (liofob)


Download Lebih Mudah di Aplikasi
Materi dan Soal-soal ini bisa Anda Dowload di Aplikasi Produk Aqila
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.aqila.aqiladroid


 

 

 

 

 

 

 Bimbel Aqila Magelang

Bimbel Aqila Magelang

Offline di Magelang
Online di Indonesia

Tanjunganom Banjarnegoro Mertoyudan Magelang
WhatsApp 085640451319
Daftar Video dan Modul Belajar Lainnya bisa di download di Aplikasi Klik Disini
Daftar Harga Les di Bimbel Aqila Magelang
 

Bimbel SD 8 Sesi


  • Privat di Bimbel - Rp 240K
  • Privat di Rumah - Rp 280K
  • Private Online - Rp 280K
  • Kelompok di Bimbel - Rp 100K 

 

Bimbel SMP 8 sesi


  • Privat di Bimbel - Rp 280K
  • Privat di Rumah - Rp 320K
  • Privat Online - Rp 280K
  • Kelompok di Bimbel - Rp 115K 

 

Bimbel SMA 8 Sesi


  • Privat di Bimbel - Rp 400K
  • Privat di Rumah - Rp 400K
  • Privat Online - Rp 400K
 
SBMPTN - UTBK - Saintek - 17 Sesi
Privat di Bimbel / Online - Rp 1.360K


SBMPTN - UTBK - Soshum - 12 Sesi
Privat di Bimbel / Online - Rp 1.200K

Privat Mengaji
  • di Bimbel Rp 20K/45 menit
  • di Rumah Rp 35K/45 menit
 
Pendaftaran - Rp 50K
WhatsApp 085640451319

 

 
 
 

Aplikasi Absen Bimbel

Aplikasi Android Absensi sederhana untuk Les di Bimbel maupun Privat di rumah dilengkapi Notifikasi dalam bentuk WhatsApp ke Ortu.
Absen dilakukan oleh Tutor dengan memilih Siswa, lalu bisa ditambahkan keterangan baik Nilai Proses, Materi atau repot apa yang terjadi selama les.
 
Fungsi
  • Rekap Bulanan Absen per Tutor bisa digunakan sebagai acuan penggajian
  • Rekap Absen per Siswa bisa digunakan sebagai acuan pembayaran
  • Rekap Absen Harian
  • Notifikasi dalam bentuk WhatsApp ke Ortu dan Siswa lengkap dengan Keterangan seperti Nilai Proses atau Materi yang di input oleh tutor saat Absen.
  • Eksport data Absen per Siswa atau Tutor dalam bentuk Text lebih mudah tanpa harus buka di excel.
Digunakan untuk
  • Bimbel yang membutuhkan Rekapitulasi Absen untuk melengkapi kegiatan Les.
  • Bimbel yang belum memiliki Komputer dan Wifi karena semua kegiatan cukup dilakukan dengan HP.
Kelemahan
  • Hanya tersedia di HP Android
  • Belum bisa Import data secara langsung, Untuk itu Kami bisa bantu Import apabila lebih dari 30 siswa. Gratis untuk sekali Import yaa.., Selanjutnya ada Biaya 50 ribu per sekali Import. Syarat! sudah dalam bentuk excel file kirimkan melalui WhatsApp.
 
Contoh Aplikasi Download dan Install 
 
Mencoba Login jadi Admin
  • Nomor HP Bimbel 012345678910
  • Nomor HP 012345678910
  • Password 12345
 
Login Jadi Tutor
Untuk mencoba menjadi Tutor silahkan input data Tutor dengan Data diri Anda Sendiri dan silahkan login dengan HP lain.
Untuk mencoba jadi siswa silahkan input data siswa dengan Nomor HP lain (Siswa Tidak perlu Install).
 
Video Penjelasan Klik Disini
 

Ada 2 Paket Pembelian yang bisa dipilih

 
Paket Ekonomis, 
 
  • Rp 100 ribu 
  • Sudah termasuk Kuota 3000 Notifikasi WA
  • Selanjutnya Rp 20 per Notifikasi WA
  • memakai Aplikasi yang sudah ada.
 
Aplikasi Server WhatsApp Mandiri,
 
  • Harga 3 jt
  • Sudah termasuk Kuota 20.000 Notifikasi WA
  • Sudah termasuk HP untuk Server (Harga HP sekitar 1,3 jt an)
  • Selanjutnya Rp 10 per Notifikasi WA untuk biaya database.
  • Dengan adanya server WhatsApp sendiri, Chat WA Masuk bisa terpantau di Komputer.
  • lama pembuatan 15 s.d. 30 hari.
  • Syarat menyediakan HP Android os.7.+ yang akan hidup 24 jam online di lokasi Anda sendiri yang bertugas menerima data dan mengirim dalam bentuk WhatsApp.
  • Video Penjelasan Server WA Klik Disini
 
Asumsi Biaya Notifikasi
  • Untuk Bimbel 50 siswa biaya Notif WA Bulanan sekitar Rp 12 ribuan. 
 
WhatsApp 081391005464
 
 
 
  

Aplikasi Bimbel

 
Fungsi Utama
  • Database Siswa dan Tutor.
  • Pencatatan Kehadiran, Pembayaran, Jadwal dan Nilai.
  • Admin buka dalam bentuk Website, Untuk Siswa dan Tutor buka di Aplikasi Android.
  • Pencarian Cepat Status Siswa (Menunggak Bayar dan Hadir Terakhir Kapan).
  • Absen Siswa dilakukan di HP Tutor (Login), dan akan dikirimkan Notif ke Ortu bahwa siswa telah hadir, begitu pula dengan Pembayaran dan Nilai.
  • Broadcast Info seperti Jadwal, Tidak masuk Les dll.
 
Ada 2 Paket yg bisa dipilih 
  • Aplikasi Go Bimbel - Harga Rp 300 ribu
  • Aplikasi Android dengan Nama Bimbel Sendiri - Harga 1,3 juta - lama pembuatan 15 harian
 
Contoh Aplikasi Bimbel untuk Simulasi
Admin, Ketik contohadmin.aqilacourse.net dengan Google Chrome di Laptop
Nomor HP  1   Password 1
 
Siswa dan Tutor. buka di Aplikasi Androidnya Download dan Install
 
Biaya Berjalan
  • Biaya Tahunan Rp 100 ribu
  • Biaya Info Rp 20/kirim (Optional)
Video Penjelasan Penggunaan Klik Disini
 
Setelah Pembayaran
Anda akan mendapat Akun ke gobimbel.net dan  Aplikasi Android Go Bimbel
 
WhatsApp 081391005464
 
 
 
 

Aplikasi Admin Rental Mobil

 
Fungsi :
  • Booking Mobil oleh Admin / Agen
  • Data Mobil Keluar Hari ini
  • Pencarian Mobil yg Ready
  • Rekap Setoran Harian, Rekap Bulanan
  • Bisa dibuka di Banyak HP dgn Data yg Sama
 
Download Aplikasi Administrasi Rental Mobil - Klik Disini
  
Coba Login jadi Admin
  • HP Pemilik 012345678910
  • Nomor HP 012345678910
  • Password 12345
 
Harga
  • Memakai Aplikasi yg sudah ada Rp 400 rb akan mendapatkan Akun untuk Login Jumlah Mobil dan Agen tidak terbatas.
  • Aplikasi Sendiri dengan Nama Rental Sendiri Rp 2,5 juta (Lama pembuatan sekitar 15 hari)
  • Aplikasi Master bisa menjual lagi Akun di dalam Aplikasi Rp 7 juta (lama pembuatan sekitar 30 hari)
 
Info Lengkap - Klik Disini
WhatsApp 081391005464
 
 
 
 

Modul Bimbel Kurikulum Merdeka Download Gratis dalam bentuk PDF

Modul Bimbel Kurikulum Merdeka Download Gratis dalam bentuk PDF Tidak perlu basa-basi langsung klik aja link-link berikut, file ada di Googl...

Arsip Blog