Pages

Minggu, 31 Oktober 2021

Unsur-unsur drama, Pelaku dalam Pentas Drama,

Unsur-unsur drama, Pelaku dalam Pentas Drama, 

Drama

Drama adalah ragam sastra dalam bentuk dialog yang dimaksudkan untuk pertunjukan di atas pentas.


(1)   Unsur-unsur drama

a. Tema, persoalan pokok yang disampikan penulis naskah kepada

penonton.

b. Penokohan, penggambaran watak tokoh, seperti

Antagonis   : tokoh penentang kebaikan.

Protagonis  : tokoh yang menampilkan kebaikan.

Tritagonis   : tokoh yang mendukung protagonis.

c. Alur, rangkaian peristiwa, misalnya alur maju dan alur mundur.

d. Amanat, pesan yang disampaikan penulis melalui pentas drama.

e. Perlengkapan, alat-alat yang dapat mendukung jalannya pentas drama,

seperti tata panggung, tata lampu, kostum, dan musik.

f.    Prolog, penjelasan awal atau pembukaan untuk mengenalkan cerita.

g. Dialog, percakapan dalam pentas drama.

h. Epilog, penjelasan akhir dalam pentas drama untuk menyampaikan intisari

cerita.


(2) Pelaku dalam Pentas Drama

a. Penulis naskah, orang yang membuat naskah drama.

b. Sutradara, orang yang bertanggung jawab dalam pentas drama.

c. Pemain, tokoh-tokoh yang memainkan peran dalam pentas drama.

d. Narator, orang yang bertugas menceritakan gambaran isi cerita kepada

penonton.

e. Penata rias, orang yang bertugas merias para pemain sesuai perannya.

f. Penata kostum, orang yang bertugas merancang kostum sesuai peran atau watak para tokoh drama.

g. Penata artistik, orang yang bertugas mengatur dekorasi, tata lampu, suara dan sebagainya.

Contoh penggalan naskah drama:

....

Pak RT :  Nah, sekarang bagaimana pendapat Bapak-bapak. Silakan!

Andre :  Ya, Pak. Sebelumnya saya mohon maaf. Mengapa masalah

tersebut kita bicarakan lagi. Bukankah dulu semasa saya

menjadi sekretaris RT pernah saya usulkan. Waktu itu warga

tidak ada yang setuju! Mungkin saran ini yang membuat saya

tak terpilih lagi menjadi sekretaris (sambil kelakar).

Toto      :  O..., jadi Pak Andre ingin jadi sekretaris RT lagi. Mengapa

dulu tidak bicara terus terang pada saya. Pasti jabatan itu

saya serahkan kepada Pak Andre (dibalas dengan kelakar).

Purwanto :  Sudahlah, jangan kelakar terus. Menurut pendapat saya, gaji

penjaga keamanan kompleks saat ini perlu kita naikkan. Dulu

memang belum perlu karena warga kita masih sedikit.

Sekarang sudah dua kali lipat.

Hasan :  Setuju, saya setuju dengan pendapat  Pak Pur. Tapi, kerja

penjaga keamanan juga harus lebih baik.

Pak RT :  Bagaimana dengan Bapak-bapak yang lain!

Warga :  Ya, Pak kami setuju (serentak).

Andre :  Nah, begitu dong. Akhirnya pendapat saya dipakai juga.

Samsul :  Dasar rakus lho Dre (Andre)!

Pak RT :  Sudah...  kita tutup acara ini dengan membaca hamdalah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar